Page 34 - E-MODUL PENYAJIAN DATA UYUN Revisi
P. 34

B         Menyajikan Data dalam bentuk

                                Diagram Garis



                         Diagram Garis




                         Diagram  garis  memiliki  fungsi  untuk  menyajikan  data  yang  berkelanjutan
                  (kontinu),  seperti  jumlah  penduduk  setiap  tahun,  jumlah  produksi  barang  setiap  tahun,

                  perubahan  iklim  dan  cuaca  pada  rentang  waktu  tertentu,  dan  lain  sebagainya.  Sesuai

                  namanya, pada diagram garis, data akan digambarkan membentuk garis. Dalam diagram
                  garis terdapat sumbu datar dan sumbu tegak yang saling berpotongan. Terdapat berbagai

                  cara  untuk  menyajikan  data  dalam  diagram  garis.  Hal  tersebut  hampir  sama  dengan
                  diagram  batang.  Terdapat  sedikit  perbedaan,  kamu  hanya  perlu  menarik  garis  secara

                  berurut dari titik-titik yang telah disesuaikan dengan data. Pada umumnya, diagram garis

                  dapat  digunakan  untuk  mengamati  pertumbuhan  atau  perubahan  sesuatu  secara
                  berkelanjutan.  Pada  umumnya  sumbu  horizontal  digunakan  untuk  menunjukkan  waktu

                  pengamatan  sedangkan  sumbu  vertikal  merupakan  hasil  pengamatan  yang  dilakukan.
                  Pasangan nilai pada sumbu horizontal dan pada sumbu vertikal dapat dibuat dengan titik

                  yang mirip dengan titik yang digunakan dalam diagram Kartesius.


                         Selain  dengan  diagram  batang,  suatu  data  dapat  disajikan  dengan  diagram  garis.
                  Berikut ini akan dijelaskan langkah-langkah membuat diagram garis dengan menggunakan

                  data  ukuran  sepatu  siswa  kelas  VII.  Langkah-langkah  membuat  diagram  garis  adalah
                  sebagai berikut.


                     1.  Buatlah sumbu mendatar untuk menyatakan ukuran sepatu dan sumbu tegak untuk
                         menyatakan frekuensi atau jumlah munculnya ukuran sepatu.

                     2.  Tentukan titik-titik koordinat yang merupakan pasangan dari data dan frekuensinya.



                         Misal: Nomor sepatu 2   mempunyai frekuensi 4, maka titiknya adalah (2   4

                     3.  Hubungkan masing-masing titik dengan garis.





                                      E-Modul Matematika Berbasis Penemuan Terbimbing                28
   29   30   31   32   33   34   35   36   37   38   39