Page 2 - SKH Palangka Post Edisi 16 Desember 2019
P. 2

OPINI








                SENIN, 16 DESEMBER 2019                                                                                                                                                              02

                                                                                    Sekolah Tiga Hari








                                                                          Penulis: Seto Mulyadi Ketua Umum Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI) dan Dosen Fakultas Psikologi Universitas Gunadarma


                           ALAUPUN kita tahu betapa beratnya tuntu-  lukis pada alinea-alinea awal   pendidikan,  bukan  penyeko-  lah bukanlah rentang waktu   dengan homeschooling.  Seiring dengan itu, peman-
                                                                                                                                                        Homeschooling sendiri mem-
                           tan kognitif-akademis yang sering dihadapi   tulisan ini. Kebingungan publik   lahan. ‘Tiga hari bersekolah’   vakumnya edukasi. Edukasi   punyai sejumlah variasi, yakni   faatan teknologi secara masif
                                                                                                                                                                                 sebagaimana didengungkan
                                                                                                ialah judul sebuah sistem yang
                                                                     perlu diluruskan dengan kem-
                                                                                                                           tetap berlangsung, tapi bukan
                           siswa di sekolah, kita tak kuasa mengurangi   bali mengingatkan semua pihak   menarik orangtua dari tepi ke   hanya di lingkungan sekolah,   homeschooling tunggal, yang   Mas Menteri Nadiem, bukan
                Witu semua. Ada kekhawatiran seolah mengu-           akan inti sari edukasi. Edukasi   titik  sentral yang  merupakan   melainkan juga bisa dilakukan   mana anak belajar sendiri ber-  berarti menihilkan unsur insani
                rangi jam belajar siswa sama artinya dengan mengurangi   semakin lama semakin terkunci   upaya pencerdasan dan pema-  di rumah, di pasar tradisional, di   sama keluarga. Kedua, home-  dalam proses edukasi. Justru,
                perbekalan mereka untuk menyongsong masa depan.      pada penyekolahan. Pengerdilan   tangan anak.         kantor ayah bunda, atau bahkan   schooling majemuk, yang mana   tiga hari tidak ke sekolah me-
                                                                                                  Guru di sekolah tetap penting.
                                                                                                                           di panti asuhan.
                                                                                                                                                                                 mungkinkan anak-anak kembali
                                                                                                                                                      dua hingga tiga keluarga ber-
                                                                     makna edukasi seperti itu ber-
                                                                     dampak pada kegaduhan setiap   Namun, porsi lebih proporsional   Guru utama selama hari-hari   himpun menjadi satu.  ke tempo doeloe, ke pendekatan
                 Juga, meskipun tidak setiap   kita tumpukan lebih ke bahu   tahun. Dari penerimaan siswa   diberikan kepada orangtua   anak tidak ke sekolah itu ialah   Yang ketiga, homeschooling ko-  ortodoks bahwa murid dan guru
                anak berbakat menjadi pemikir   para guru di sekolah. Den-  baru hingga penyelenggaraan   selaku aktor utama penciptaan   orangtua. Sementara itu, guru   munitas, yaitu anak-anak datang   harus bertatap muka di tempat
                teoretis, kita tetap sering kurang   gan melakukan itu, kita seolah   ujian akhir nasional (UAN).  sumber daya manusia unggul.   pendampingnya bisa tenaga   ke sekolah dengan sifat nonfor-  yang sama. Bedanya, dengan
                percaya diri untuk mengajarkan   menemukan pihak yang dapat   Penyekolahan, yakni men-  Ini pula kerangka kerja untuk   kebersihan, polisi, pedagang,   mal. Dalam variasi ketiga ini,   pendekatan homeschooling,
                penerapan dan kemanfaatan   dikambinghitamkan kapan saja   girim anak ke suatu bangunan   memfungsikan bapak dan ibu   ataupun sesama anak.  anak datang ke sekolah tiga atau   guru-guru yang menjumpai
                ilmu baru tanpa istilah abstrak   manakala anak-anak dirasakan   dan lingkungan yang disebut   guru di sekolah, ‘tak lebih’ seb-  Pendekatan sedemikian rupa   empat kali per pekan. Pada setiap   anak bukanlah mereka yang
                kepada para siswa. Sebaliknya,   melalui lintasan perkembangan   sebagai sekolah, pula yang ber-  agai mitra orangtua.  bukan merupakan format tung-  kunjungan, durasi belajar bisa tiga   tergabung dalam PGRI atau IGI.
                anak (siswa) tetap kita perkenal-  yang tidak sewajarnya.  ekses pada munculnya ‘kasta’   Deskripsi di atas semestinya   gal, melainkan salah satu pilihan   jam, empat jam, atau lainnya.  Demikianlah pelurusan terha-
                kan dan kita minta menghafal                         sekolah favorit (mahal!) dan   dapat meredakan kekhawati-  yang dapat diambil anak dan   Kekhawatiran akan timpang-  dap ‘tiga hari bersekolah’ yang
                sebutan-sebutan ilmiah yang   Kembali ke hakikat     sekolah biasa.             ran sebagian kalangan ketika   orangtua serta sudah diakui   nya proses pencerdasan anak,   secara kurang pas telah viral
                ‘entah apa artinya’.        Tidak sedikit pihak yang sinis   ‘Tiga hari bersekolah’ bukan   bertanya “Tiga hari berseko-  negara. Mengacu pada UU No 20   yaitu tajam secara kognitif, tap   hari-hari belakangan ini. Akh-
                 Kemudian, meskipun kita   ketika membaca berita bahwa   sebatas wacana. Juga, bukan   lah, lalu hari-hari selebihnya   Tahun 2003 tentang Sistem Pen-  tumpul secara emosional dan   irnya, izinkan saya menggar-
                tahu akan pentingnya kepribadi-  Kak Seto merekomendasikan   sekadar iming-iming bahwa   bagaimana?”       didikan Nasional, di Indonesia   hampa secara spiritual dapat   isbawahi bahwa rumah bukan
                an, proporsi antara pendidikan   waktu belajar hanya tiga hari   bersekolah sekian  hari bisa   Ketika orangtua memiliki   terdapat tiga jalur pendidikan,   teratasi dengan program eduka-  sekadar tempat bagi anak saat
                karakter dan kognitif di sekolah   per pekan. Respons negatif itu   menghasilkan anak didik yang   persepsi bahwa edukasi bukan   yaitu jalur pendidikan formal   si semacam homeschooling ini.  berangkat dan pulang sekolah.
                tetap lebih didominasi oleh hal   sesungguhnya wajar karena   mampu menembus perguruan   semata-mata penyekolahan,   dan informal.      Keletihan akademis pun akan   Rumah juga berfungsi sebagai
                yang disebut belakangan.  media tidak menulis secara utuh   tinggi bereputasi tinggi.  orangtua (semestinya) berpikir   Pendidikan formal berlang-  terobati, baik yang menjangkiti   sekolah tempat belajar serta ‘tiga
                 Lalu, meskipun orangtua   penalaran di balik rekomendasi   ‘Tiga hari bersekolah’ ialah   secara sistemik. Mengirim anak   sung di sekolah dengan waktu   para siswa maupun yang me-  hari bersekolah’ bukan lagi batas
                (keluarga inti) sejatinya ialah   sekolah tiga hari itu.  narasi, bahkan sudah menjadi   ke sekolah hanya satu subsistem   lima hingga enam hari per pe-  wabah di kalangan para guru.   waktu bagi anak untuk menjadi
                guru utama bagi anak (siswa),   Narasi ‘bersekolah tiga hari   aksi nyata tentang bagaima-  dari subsistem-subsistem edu-  kan. Pendidikan informal di-  Bukankah kita semua mafh  um   terdidik. Edukasi bisa berlang-
                faktanya, peran sebagai pen-  per pekan’ sebenarnya bertitik   na edukasi secara bertahap   kasi lainnya.  jalani  siswa  bisa  di  lembaga   bahwa bagi anak: bermain ialah   sung di mana saja, kapan saja,
                didik sekaligus pengajar itu   tolak dari paradoks yang ter-  didudukkan kembali sebagai   Hari-hari anak tidak ke seko-  kursus, bimbingan belajar, atau   belajar dan belajar ialah bermain?  dan dengan siapa saja. Semoga
                                                               Pertanian Meredam Krisis






                                                               Penulis: Kuntoro Boga Andri Kepala Biro Humas dan Informasi Publik Kementerian Pertanian


                 HINGGA saat ini, perekono-  sektor industri pengolahan, dan                                                                          pengetahuan lokal masyarakat   yang menjadi terobosan Syahrul.
                mian global masih menunjuk-  sektor konstruksi.                                                                                       dan pengetahuan ilmiah yang   Jika AWR akan menjadi pusat
                kan kondisi belum kondusif.   Sektor pertanian bahkan ter-                                                                            dimiliki para pakar.       pengelolaan informasi pertanian
                Perang dagang antara dua rak-  catat naik signifi kan dari 13,7%                                                                         Strategi yang dijalankan Syah-  yang secara langsung dipantau
                sasa ekonomi, Amerika Serikat   pada 2007 menjadi 14,4% pada                                                                          rul tersebut terbukti efektif.   dan dikendalikan  Kementan,
                dan Tiongkok, dalam beberapa   2008. Gambaran ini menunjuk-                                                                           Dalam waktu kurang dari lima   war room yang dimiliki Kostra
                waktu terakhir juga menimbul-  kan jika kinerja sektor pertanian                                                                      tahun, produksi padi melejit.   Tani di daerah akan menjadi alat
                kan sentimen negatif terhadap   memiliki pengaruh cukup besar                                                                         Data BPS menunjukkan pada   untuk menangkap data-data la-
                perekonomian negara-negara   terhadap pertumbuhan dan ke-                                                                             2011 produksi padi Sulawesi Se-  pangan, seperti luas sawah, luas
                di belahan dunia, tak terkecuali   tahanan ekonomi nasional kita.                                                                     latan meroket ke angka 4,51 juta   tanaman, varietas, luas panen,
                Indonesia. Badan Pusat Statistik   Kinerja positif sektor perta-                                                                      ton padi GKG dan kembali naik   hingga kejadian kekeringan,
                (BPS) mencatat pada kuartal III   nian pada 2008 juga terlihat dari                                                                   hingga menembus angka 5 juta   banjir, dan serangan hama.
                2019, produk domestik bruto   catatan neraca perdagangan                                                                              ton pada 2012. Target surplus dua   Dengan dibekali manajemen
                (PDB) tumbuh 5,02% secara   ekspor-impor. Volume ekspor                                                                               juta ton beras pun terlampaui.   data yang lebih baik, petani bisa
                tahunan. Relatif melambat jika   pertanian tahun tersebut men-                                                                        Tak hanya menjadi penyangga   menjalankan pertanian presisi.
                dibandingkan dengan kuartal I   capai 29.287.752 ton atau naik                                                                        beras nasional, Sulawesi Selatan   Manajemen tanam, pembibitan,
                dan II 2019 yang tumbuh 5,07%   12,9% jika dibandingkan dengan                                                                        bahkan berhasil ekspor beras ke   persiapan lahan, panen, hingga
                dan 5,05%.                 2007, sebanyak 21.257.150 ton.                                                                             sejumlah negara.           analisis usaha tani bisa dilaku-
                 Di balik kondisi perekonomian   Data yang cukup menarik juga                                                                           Lalu, bagaimana caranya men-  kan secara efektif dan efi sien.
                global yang sedang lesu, sektor   terlihat dari data impor kita pada                                                                  gangkat pengalaman di daerah   Pengelolaan big data ini akan
                pertanian diyakini bisa menjadi   2008. Volume impor pertanian                                                                        ke tingkat lebih luas? Terutama   memegang peran esensial dalam
                tumpuan harapan dalam men-  kita pada tahun itu justru turun                                                                          dengan adanya ancaman krisis   pembangunan pertanian ke de-
                jaga perekonomian nasional.  sebesar 20,9% jika dibandingkan                                                                          ekonomi di depan mata? Pro-  pan. Tentunya, pengelolaan big
                 Presiden Joko Widodo dalam   dengan tahun sebelumnya, dari                                                                           gram Kementerian Pertanian   data pertanian ini kita harapkan
                rapat terbatas di Kantor Presiden,   12.582.510 ton menjadi 12.852.510                                                                yang telah dicanangkan untuk   dapat meningkatkan produktivi-
                Jakarta Pusat, pada Selasa (10/12),   ton. Padahal, pada 2008 kes-                                                                    lima tahun mendatang akan   tas pertanian secara signifi kan.
                mengutarakan peran penting dan   eluruhan impor Indonesia justru                                                                      menjadi langkah antisipatif atas   Berbekal perbaikan manajemen
                strategis sektor pertanian dalam   mengalami peningkatan.                                                                             ancaman tersebut.          data, Kementerian Pertanian se-
                perekonomian nasional.      Pada 2007 volume impor kita                                                                                                          cara optimistis menetapkan pen-
                 Presiden menekankan bahwa   sebanyak 89.935.600 ton, se-                                                                             Kuasai big data, jadi pemenang  ingkatan produksi minimal 7%
                sektor pertanian tidak hanya   dangkan pada 2008 melonjak                                                                               Sejak ditunjuk Presiden Joko   per tahun dan ekspor pertanian
                menjadi penyedia pangan bagi   sebesar 9% menjadi 98.664.300                                                                          Widodo menjadi Menteri Per-  bisa meningkat hingga tiga kali
                267 juta jiwa rakyat Indonesia,   ton. Kondisi ini menunjukkan                                                                        tanian, Mentan SYL telah men-  lipat dalam 5 tahun ke depan.
                tetapi juga mampu menampung   di tengah perekonomian yang                                                                             canangkan pertanian Indonesia   Selain pembenahan manaje-
                tenaga kerja dalam jumlah besar,   melesu, perdagangan pertanian                                                                      harus maju, mandiri, dan mod-  men data pertanian,  isu lain
                menekan angka kemiskinan,   kita di pasar internasional justru                                                                        ern. Untuk mencapai itu, langkah   yang menjadi fokus Syahrul ial-
                serta menyumbang kontribusi   tetap melaju positif.                                                                                   pertama yang dilakukan ialah   ah pembiayaan pertanian. Syah-
                signifikan dalam peningkatan   Kinerja ekspor-impor perta-                                                                            membenahi manajemen data   rul dalam berbagai kesempatan
                kesejahteraan rakyat.      nian kita pada 2008 sebenarnya                                                                             pertanian.                 mengungkapkan bahwa pembi-
                 Setidaknya sejarah mencatat   terkait dengan kondisi kelang-                                                                           Ia secara langsung menyam-  ayaan pembangunan pertanian
                ketika krisis ekonomi besar men-  kaan pangan di pasar global                                                                    Ilustrasi  bangi sejumlah kementerian/  tidak bisa hanya mengandalkan
                erjang pada 1998, sektor perta-  pada tahun tersebut. Ancaman   bangsa tersebut akan menjadi   jika masyarakatnya berdaya dan   get surplus dua juta ton, Sulawesi   lembaga, seperti BPS serta Ke-  anggaran pemerintah, baik di
                nian Indonesia bisa bertahan,   kelangkaan pangan terjadi se-  bangsa pemenang dalam peper-  mandiri.      Selatan harus memastikan pen-  menterian Agraria dan Tata Ru-  tingkat pusat maupun dae-
                bahkan tetap tumbuh positif. Saat   bagai salah satu dampak krisis   angan menghadapi krisis eko-  Saat  menjabat  sebagai  Gu-  ingkatan produksi sebesar 566   ang/Badan Pertanahan Nasional   rah. Karena itu, peran lembaga
                itu, sektor pertanian masih mam-  ekonomi global. Kelangkaan pan-  nomi global,” tegas Mentan SYL.  bernur Sulawesi Selatan selama   ribu ton. Padahal, melansir data   (ATR/BPN) dengan tujuan Indo-  perbankan akan dioptimalkan
                pu tumbuh positif sekitar 0,26%.   gan ialah situasi yang disebabkan            dua periode (2008-2018), Syahrul   Bank Indonesia, laju pertum-  nesia bisa memiliki single data   dalam pembangunan pertanian.
                Padahal, pertumbuhan ekonomi   penurunan ekspor pangan ke   Pengalaman hadapi krisis  melakukan banyak gebrakan.   buhan produksi padi Sulawesi   pertanian ke depannya.  Lembaga perbankan akan di-
                nasional sedang ambruk hingga   pasar dunia. Di saat pasar global   Seperti yang telah diulas se-  Hingga pada 2009, pergerakan   Selatan tercatat sangat lamban,   Langkah ini krusial karena   rangkul dalam program Kredit
                mencapai nilai minus (-13,10%).  mengalami kelangkaan pangan,   belumnya,  saat  ini  ekonomi   ekonomi Sulawesi Selatan sem-  yaitu rata-rata sekitar 0,2% per   selama ini setiap kementerian/  Usaha Rakyat (KUR). Perta-
                 Begitu pula saat krisis pada   seharusnya kita lega karena vol-  dunia sedang terancam krisis   pat mengalami pertumbuhan   tahun.   lembaga mengolah data masing-  nian sudah mendapatkan alo-
                2008, krisis yang menyebabkan   ume ekspor pertanian Indonesia   akibat perang dagang dua blok   sekitar 7,8%, terbaik yang pernah   Akan tetapi, di Sulsel, Syahrul   masing sehingga muncul data   kasi KUR sebanyak Rp50 triliun.
                kehancuran sistem keuangan   justru meningkat dan volume   raksasa ekonomi. Dalam kondisi   dicapai provinsi tersebut.  menunjukkan bahwa tidak ada   yang berbeda. Kondisi ini tidak   Penerima KUR pertanian ini
                dunia. Dampaknya ialah kelum-  impornya menurun.     ini, apakah pertanian kita bisa   Salah satu kunci keberhasi-  yang mustahil selama dikerjakan   kondusif untuk pembangunan   hanya akan dikenai bunga kecil
                puhan pada banyak sektor di   Semua data dan fakta di atas   kembali bertahan dan menjadi   lannya  terletak  pada  kinerja   secara serius dan bersungguh-  pertanian.  sebesar 6%.
                seluruh dunia. Berjatuhan pula   bisa menjadi pembuktian bahwa   pahlawan? Tentunya upaya per-  pembangunan sektor pertanian   sungguh. Syahrul mendorong   Gebrakan lain Syahrul berwu-  Penguatan pembiayaan per-
                korban-korban dari negara-neg-  sektor pertanian kukuh saat   tahanan itu harus kita siapkan.   Sulawesi Selatan. Salah satu pen-  peningkatan produktivitas den-  jud program Komando Strategis   tanian melalui KUR diharapkan
                ara industri Eropa dan beberapa   krisis  menerjang. Alasannya,   Memperkukuh sektor pertanian   capaian kala itu, Syahrul menar-  gan memperkenalkan teknologi   Pembangunan Pertanian (Kostra   dapat meningkatkan kinerja sek-
                negara eksportir Asia. Namun,   menurut Menteri Pertanian   ketika krisis menerjang tentu   getkan surplus produksi beras   dan meningkatkan kualitas SDM   Tani). Kostra Tani merupakan   tor pertanian dari hulu ke hilir.
                sekali lagi patut disyukuri bahwa   (Mentan) Syahrul Yasin Limpo   membutuhkan pemikiran rev-  hingga dua juta ton.  petani melalui penyuluhan dan   tim khusus daerah yang terdiri   Dengan memudahkan akses
                PDB Indonesia pada tahun terse-  (SYL) cukup sederhana. Mentan   olusioner dan jelas.  Ketika itu, target tersebut   sekolah lapang.  atas penyuluh dan para petugas   petani terhadap KUR, diharap-
                but masih tumbuh sebesar 6,1%   menyampaikan, pertanian sangat   Terkait hal tersebut, kita ber-  dirasa hampir mustahil dicapai   Pemerintah Sulawesi Selatan,   di lapangan. Di tingkat keca-  kan potensi pertanian di tingkat
                terhadap tahun 2007. Pertum-  terkait dengan urusan ‘perut’   harap kesuksesan SYL sebagai   karena pada 2007 produksi padi   di bawah  pimpinan  Syahrul,   matan berbentuk Kostra Tani,   daerah akan lebih kuat.
                buhan PDB tanpa migas bahkan   manusia. “Pangan merupakan   kepala daerah selama 25 tahun   Sulawesi Selatan baru mencapai   juga mengadopsi kearifan lokal   di kabupaten Kostra Daerah, di   Tentunya, sektor Pertanian
                meningkat 6,5%.            kebutuhan primer yang tidak   di Sulawesi Selatan, bisa men-  3,635 juta ton gabah kering gil-  dengan melakukan musyawarah   provinsi berupa Kostra Wilayah   dengan pengelolaan dan sistem
                 Bila ditelusuri kondisi saat   bisa ditawar dan ditunda-tunda.   jadi pengalaman berharga saat   ing (GKG), setara dengan 2,280   ‘tudang sipulung’ saat memasuki   (Kostrawil), dan di pusat berna-  yang baik seperti dipaparkan
                itu, pada struktur PDB, menurut   Untuk itu, penguatan sektor   beliau menjabat sebagai Menteri   juta ton beras. Dengan jumlah   musim tanam. Musyawarah ini   ma Kostra Nasional (Kostranas).  di atas menjanjikan bangsa
                lapangan usaha, penurunan ter-  pertanian menjadi krusial dalam   Pertanian saat ini. SYL dikenal   populasi  penduduk  sebanyak   tidak hanya dihadiri masyarakat   Kostra Tani juga dilengkapi   Indonesia dapat  menghadapi
                jadi pada hampir semua sektor.   menghadapi krisis ekonomi. Jika   selalu menggunakan pendekatan   7,675 juta jiwa, diperkirakan ke-  dan tokoh adat, tetapi juga unsur   dengan peralatan digital yang   berbagai tantangan ekonomi ke
                Tercatat hanya tiga sektor yang   sebuah bangsa bisa memenuhi   ekonomi berbasis kerakyatan.   butuhan beras mencapai 846,497   pemerintah dan akademisi. Kare-  akan terkoneksi dengan agi-  depan, termasuk melewati krisis
                menunjukkan pertumbuhan    kebutuhan pangan rakyatnya   Dalam konsep dan pendekatan   ribu ton beras.      na itu, ada proses knowledge   culture war room (AWR) di   ekonomi global seperti pengala-
                positif, yaitu sektor pertanian,   dan bahkan bangsa-bangsa lain,   ini, ekonomi bisa bergerak maju   Maka itu, untuk mencapai tar-  sharing yang mempertemukan   Kostranas,  program  lainnya   man di waktu lalu.



                   P
                   PALANGKA     POSTALANGKA     POST                                         Redaktur Pelaksana : Agustinus Djatta, Redaktur : M Jaini, Rickover Lantera, Seventin Gustapatmi, Rangga Andika, Assisten Redaktur : Osten Siallagan. Reporter
                                                                                             di Palangka Raya : Wahyudi Hendra, M Habibi, Ferry Santoso, Arianata, Dewi Kencana Wati, Bella Romadhani, Adik Sigit Permana, M Ridwan Noor.
                                                                                             Koresponden, Nanga Bulik : Heriyadi, Sukamara : Fahriansyah, Sampit : HM Baderi (Ka Biro), Sumiati, Na  ri, Kuala Pembuang : Untung Wahyudi, Fredy
                                                                                             Mansyur Huda, Kasongan : Khairul Saleh, Kuala Kurun : Anthoneal, Pulang Pisau : Asprianta, Muara Teweh : Agus Siddik, Puruk Cahu : Trisno, Buntok : Shinta,
                   Alamat        : Jalan G Obos Nomor 30 kav 1-2 Palangka Raya               Tamiang Layang : - , Kuala Kapuas : Bhakti Lapro Giadi, Sri Hayati, Pangkalan Bun : -
                   Penerbit      : PT Media Palangka Pambelum
                   Terbit Pertama   : 15 November 2001                                       Manager Produksi : Junaidi E  endi, Operator Cetak : Ari Hartanto, Yunus Y Ikat, Kodrat P Aji, Tunes, Montas : -, Pra Cetak : Agung Priantoko, Ridwan Ismail,
                   SK Menteri Kehakiman dan HAM RI Nomor C-15977HT/01.01 tanggal 24 Desember 2001  Andriansyah, Gabriella Ois Meysiana.
                                                                                             Manager Keuangan & Akuntansi : -, Kabag Keuangan : -, Koordinator Sales & Marketing : Windraty Embang, Marketing Iklan Jakarta : Maya. Rahmad
                   Dewan Redaksi                : Ediya Moralia, M Harris Sadikin, Pariyanto  (08514680512), Account Executive : Meilisa Bela, Bagian Umum : Sigit Yadie Cahyo, HRD :-.
                   Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab  : M Harris Sadikin
                   Pemimpin Perusahaan          : Revy Apriani                               Agen : Palangka Raya : Fathir Agency (0536-322203), Anang Sukri Agency (081329051738), Kumala Agency (082156411182), Pangkalan Bun : Agency Ijai
                   Kabag Litbang                : Hairil Supriadi                            (08125092246, Pagatan : Agency Syahrian (082153037502).
                   Ombudsman                    : -                                          Percetakan    : PT Media Palangka Pambelum
                                                                                             Alamat        : Jalan G Obos Nomor 30 kav 1-2 Palangka Raya (Isi Diluar Tanggung Jawab Percetakan)
   1   2   3   4   5   6   7