Page 14 - Mudah Kuasai Teks Eksposisi
P. 14
mekanisme yang berbeda. Yaitu berdasarkan
mekanisme terjadinya, banjir dapat dibedakan menjadi
banjir biasa (regular) dan banjir tidak biasa (irregular).
Pertama, Banjir regular terjadi akibat jumlah
limpasan yang sangat banyak sehingga melampaui
kapasitas dari pembuangan air yang ada (existing
drainage). Kedua, Banjir irregular terjadi akibat tsunami,
gelombang pasang, atau keruntuhan dam (dam break).
Umumnya di Indonesia, dilihat dari mekanisme
terjadinya, banjir yang terjadi seringkali banjir regular.
Akan tetapi tidak menutup kemungkinan terjadi banjir
irregular.
Berdasarkan posisi sumber banjir terhadap daerah
yang digenanginya, banjir dapat dibedakan menjadi
banjir lokal dan banjir bandang. Banjir lokal didefinisikan
sebagai banjir yang diakibatkan oleh hujan lokal
sedangkan banjir bandang dapat diartikan banjir yang
diakibatkan oleh penyebaran limpasan dari daerah hulu
pada suatu daerah tangkapan.
Sedangkan berdasarkan posisi sumber banjir
terhadap daerah yang digenanginya, banjir di Indonesia
termasuk dalam kedua-duanya baik itu banjir lokal
maupun banjir bandang. Sebagai contoh banjir lokal
adalah banjir yang sering terjadi di kota-kota besar di
Indonesia termasuk juga di Jakarta.
Banjir di kota-kota besar biasanya disebabkan oleh
membludaknya air yang ada di sungai dan jeleknya
sistem drainase air. Banjir juga dapat menyebabkan
Mudah Kuasai Teks Eksposisi 8

