Page 49 - AHASLA.indd
P. 49
3) madu (madhvāsavo)
4) sari tebu (guḷāsavo)
5) campuran dari bahan-bahan di atas
(sambhārasaṃyutto)
Surāmerayamajjappamādaṭṭhāna: hal menenggak
minuman yang memabukkan (majja) yang disebut
sebagai surāmeraya yang menimbulkan kelengahan batin
(pamādacetanā).
Segala macam zat yang dapat memperlemah pengendalian
diri dan kewaspadaan sangatlah merugikan diri sendiri.
Seseorang sepatutnya tidak mengonsumsi alkohol atau
senyawa yang menyebabkan kecanduan, atau mencerna
makanan yang mengandung unsur negatif. Sesungguhnya
pola makan dan minum yang tepat sangat menunjang
perkembangan moral, intelektual, dan spiritual. Gemar
mabuk-mabukan merupakan penyebab terjadinya
keruntuhan. 57
Ketika kesadaran sudah melemah, perhatian akan
terganggu sehingga mengacaukan konsentrasi dan
membuat seseorang tidak dapat menguasai dirinya
sendiri. Karena kesadaran diri telah hilang, ia dapat
melakukan segala sesuatu tanpa berpikir terlebih dahulu,
bahkan dapat mengondisikan terjadinya pelanggaran sila-
sila yang lain. Batin yang tidak terkendali akan membawa
kemunduran bagi diri sendiri, keluarga, dan masyarakat
luas.
57 Parabhava Sutta, Sn 106
AṬṬHASĪLA 39