Page 17 - E-Modul Peluang SMP
P. 17

Kegiatan II

                                       Menentukan Peluang Teoretik








                       Perhatikan pernyataan-pernyataan berikut:

                  1.  Kesebelasan sepakbola Tim Nasional Indonesia memiliki kemungkinan

                      50 : 50 untuk memenangkan pertandingan.
                  2.  Nanti sore pasti hujan karena hari ini mendung tebal.
                  3.  Rara tidak mungkin naik kelas karena dia tidak pernah mengikuti ujian.


                       Setiap pernyataan di atas menggambarkan suatu kejadian yang belum
                  terjadi. Namun, berdasarkan keterangan yang ada dapat diperoleh keyakinan
                  tertentu mengenai kebenaran pernyataan di atas. Untuk mengetahui seberapa
                  besar keyakinan  terhadap suatu kejadian,  telah dikembangkan suatu teori

                  untuk menghitung peluang terjadinya suatu kejadian.

                       Hasil  analisis  dari  kegiatan  yang  telah  kamu  lakukan  mengenai
                  frekuensi relatif antara lain bahwa dalam suatu percobaan, semakin sering

                  terjadinya suatu kejadian, maka frekuensi relatif (nisbi) kejadian tersebut
                  juga  semakin  besar.  Hal  ini  menggambarkan  bahwa  peluang  terjadinya
                  kejadian tersebut besar. Sebaliknya, jika suatu kejadian tidak sering muncul,

                  maka frekuensi relatifnya semakin kecil. Hal ini menggambarkan peluang
                  terjadinya kejadian tersebut kecil.








                       Secara  teoretik,  peluang  dihitung  berdasarkan  asumsi  bahwa  semua

                  kejadian  yang  mungkin,  akan  terjadi  atas  dasar  kemungkinan  yang  sama
                  (equally likely basis). Dengan demikian, peluang didefiniskan sebagai hasil






                                                            9
   12   13   14   15   16   17   18   19   20   21   22