Page 13 - flip_Neat
P. 13

Pada dasarnya, kita dapat mengetahui modus dari suatu kelompok data dengan

                        melihat  nilai  yang  paling  sering  muncul  atau  bisa  dikatakan  nilai  yang  populer
                        (menjadi mode) dalam sekelompok data.

                           •  Jika terdapat dua modus dalam suatu kumpulan data, maka kumpulan

                               tersebut disebut bimodal
                           •  Misalnya, modus dari Himpunan A = {2,2,2,3,4,4,5,5,5} adalah 2 dan 5,

                               karena baik 2 dan 5 diulangi tiga kali dalam himpunan yang diberikan.

                           •  Jika ada tiga modus dalam suatu kumpulan data, maka set tersebut disebut
                               trimodal. Misalnya, modus dari Himpunan A = {2,2,2,3,4,4,5,5,5,7,8,8,8}

                               adalah 2, 5 dan 8
                           •  Jika ada empat modus atau lebih dalam suatu kumpulan data, maka

                               kumpulan tersebut disebut multimodal.

                           •  Jika dalam suatu kelompok data tidak ditemukan satu pun nilai data yang
                               paling sering muncul, maka kelompok data tersebut dianggap tidak memiliki

                               modus. Secara matematis, modus biasanya dilambangkan dengan Mo.
                    b.  Modus Data Berkelompok

                               Modus  data  kelompok artinya  adalah  nilai  yang  berulang  kali  terjadi  dalam

                        sebuah himpunan tertentu. Modus menjadi satu dari tiga ukuran tendensi sentral selain
                        mean dan median. Modus paling berguna saat memeriksa data kategorikal, seperti

                        model  motor  atau  rasa  minuman,  yang  tak  bisa  dihitung  nilai  median  rata-rata
                        matematisnya berdasarkan urutan.

                                             
                                =      + (  1  )   
                                           +    2
                                         1
                                Keterangan:

                             •  Mo = Modus,

                             •  Tb = batas bawah kelas interval dengan frekuensi terbanyak,
                             •  p = panjang kelas interval,

                             •  b1  =  fm      −  fm−1 (frekuensi  kelas  modus  dikurangi  frekuensi  kelas

                                sebelumnya),
                             •  b2  =  fm  –  fm  +  1 (frekuensi  kelas  modus  dikurangi  frekuensi  kelas

                                sesudahnya).
                     Contoh Soal



                       Berikut ini, beberapa contoh perhitungan modus data tunggal, antara lain:


                                                           10
   8   9   10   11   12   13   14   15   16   17   18