Page 16 - EBOOKLET PLANTAE
P. 16
Sembari kalian mempelajari skema metagenesis pada tumbuhan lumut,
cocokanlah kembali dengan gambar siklus hidup lumut yang ada pada
halaman sebelumnya!
Metagenesis Tumbuhan Lumut
1. Spora berkromosom haploid (n) yang jatuh
pada habitat yang cocok akan berkecambah,
sel-selnya akan membelah secara mitosis dan
tumbuh menjadi protonema yang haploid (n).
2. Protonema akan tumbuh menjadi gametofit
(tumbuhan lumut) jantan dan betina yang
haploid (n).
3. Tumbuhan lumut dewasa akan membentuk
alat kelamin jantan (anteridium) dan alat
kelamin betina (arkegonium).
4. Anteridium menghasilkan spermatozoid
berflagel yang berkromosom haploid (n).
Arkegonium menghasilkan ovum yang
berkromosom haploid (n).
5. Fertilisasi ovum oleh spermatozoid
menghasilkan zigot yang berkromosom
diploid (2n).
6. Zigot akan mengalami pembelahan secara
mitosis dan tumbuh menjadi embrio (2n).
Gambar 13. Skema metagenesis 7. Embrio tumbuh menjadi sporofit yang diploid
tumbuhan lumut (2n).
8. Sporofit akan membentuk sporogonium (2n)
yang memiliki kotak spora (sporangium).
9. Di dalam kotak spora terdapat jaringan
arkespora yang akan membelah menjadi sel
induk spora diploid (2n) yang selanjutnya
akan membelah lagi secara meiosis dan
menghasilkan spora-spora yang haploid (n).
10