Page 23 - E-Modul Interaksi Makhluk Hidup Dengan Lingkungannya
P. 23
udara untuk bernapas dan mengeluarkan
Fun Fact!
karbondioksida (CO2) keudara. Karbondioksida di
Tahukah kamu,
udara di proses oleh tumbuhan melalui proses
berapa kandungan
fotosintesis hingga menghasilkan oksigen yang dapat oksigen di udara?
digunakan oleh seluruh makhluk hidup. Yaitu sebesar
20,94%
d) Suhu
Suhu merupakan salah satu faktor abiotik yang juga menentukan
keberagaman jenis yang hidup di suatu ekosistem. Suhu dapat mempengaruhi
reaksi biokimia atau metabolisme yang ada didalam tubuh makhluk hidup,
sehingga makhluk hidup membutuhkan suhu yang sesuai dengan pertumbuhan
dan perkembangannya .
Terdapat jenis makhluk hidup yang dapat bertahan hidup di suhu dingin dan
ada juga yang tidak, maka yang tidak dapat bertahan di suhu dingin akan
terseleksi atau mati. Terdapat dua kelompok utama hewan berdasarkan
responnya terhadap suhu, meluputi hewan berdarah dingin (poikilotermis), dan
hewan berdarah panas (homoiotermis). Kedua hewan tersebut sangat
bergantung dengan suhu lingkungannya, namun hewan berdarah dingin dapat
berubah-ubah sesuai dengan kondisi di lingkungannya, contoh hewan berdarah
dingin adalah reptil, ikan, amphibi. Sedangkan hewan berdarah panas dapat
mempertahankan suhu tubuhnya, sehingga suhunya akan relatif tetap, contoh
hewan berdarah panas adalah mamalia dan burung.
Gambar 1.11 Reptil Gambar 1.12 Ikan
(Sumber: Animalia.com) (Sumber: Greeners.com)
Kondisi suhu yang paling utama dibagi menjadi tiga yaitu terlalu rendah,
terlalu tinggi, dan suhu diantara keduanya. Hal yang berbahaya bagi makhluk
hidup adalah ketika berada pada suhu yang tinggi, maka hal tersebut akan
mempengaruhi toleransi tingkat suhu suatu spesies karena faktor metabolisme
23