Page 13 - E-Modul Perubahan dan Pelestarian Lingkungan Hidup Berbasis RAPIE
P. 13
Manusia memiliki peran ganda dalam konteks lingkungan, di satu sisi sebagai
pelaku yang merusak, dan di sisi lain sebagai agen potensial untuk pemulihan dan
pelestarian lingkungan. Allah SWT menciptakan kita sebagai khalifah di muka bumi,
hal ini tercantum dalam Al-Qur’an Surah Al-Baqarah ayat 30:
ِ
ِ
ِ
ِ
ِ
َ ْ ِ
َ ْ
َ ً َ ِ
ِ ْ
ِ ِ ٰۤ
َ ُ ْ َ َ ْ َ َا ا ُ َ ِضر ا َ ا َ ِٕ ْ َ ر َل ذاو َ
ْ
ْ
ْ
ۗ ْ
ْ ُ َ
ٌ
َ
َ
ْ
ِ
ِ
ِ
َ
َ
َ
َن َ ْ َ َ َ ْ َا ا َل َ َ س ُ و َك َ ِ ُ ُ ْ َ و ۚءۤ َ ا ُ ْ َ و َ
ْ
ُ
َ ُ
ْ ُ
ۗ
َ
َ َ
ُ
ْ
Terjemahannya:
“(Ingatlah) ketika Tuhanmu berfirman kepada para malaikat, “Aku hendak
menjadikan khalifah di bumi.” Mereka berkata, “Apakah Engkau hendak menjadikan
orang yang merusak dan menumpahkan darah di sana, sedangkan kami bertasbih
memuji-Mu dan menyucikan nama-Mu?” Dia berfirman, “Sesungguhnya Aku
mengetahui apa yang tidak kamu ketahui.”
M. Quraish Shihab menyatakan sebagai berikut, “Arti kekhalifahan ada tiga unsur
dalam pandangan Al-Qur′an, yaitu; 1) Manusia (sendiri) yang dalam hal ini dinamai
khalifah, 2) Alam raya, yang ditunjuk oleh ayat ke-21 Surah al-Baqarah sebagai bumi,
3) Hubungan manusia dengan alam dan segala isinya, termasuk dengan manusia
(istikhlaf atau tugas-tugas kekhilafahan). Selanjutnya, hubungan manusia dengan alam
khalīfah dan mustakhlaf adalah hubungan sebagai pemelihara yang saling
membutuhkan satu sama lain. Manusia harus bergaul dengan alam dan
memperlakukannya dengan baik, maka alam pun akan mengkhidmah pada manusia.
Maka tugas manusia memelihara dan memakmurkan alam ini. Orang beriman dan
beramal saleh, yang melakukan perbaikan dijanjikan menguasai dunia ini.
Alam ini adalah untuk kepentingan manusia; bumi dan isinya, angkasa yang ada
antara langit dan bumi dengan segala isinya. Betapa banyak manfaat yang manusia
dapat mengambilnya sesuai dengan kepentingannya.
Kriteria lingkungan dikatakan seimbang (equilibrium) adalah sebagai berikut:
1. Terdapat pola-pola interaksi (arus energi, daur materi, rantai makanan/jaring-jaring
makanan, piramida ekologi, daur biogeokimia, dan produktivitas) yang
berlangsung secara proporsional.
2. Lingkungan homeostasis, yaitu mampu mempertahankan terhadap gangguan alam,
baik gangguan secara alami maupun buatan.
3. Pertumbuhan dan perkembangan organisme berlangsung secara alami sehingga
tidak ada organisme yang mendominasi terhadap organisme lainnya.
4. Memiliki daya dukung lingkungan, yaitu kemampuan lingkungan hidup untuk
mendukung peri kehidupan manusia dan makhluk hidup lainnya.
Perubahan & Pelestarian Lingkungan Hidup Page 03 04
Perubahan & Pelestarian Lingkungan Hidup