Page 37 - E-Modul Penelitian Revisi 2 FIX
P. 37

Pada  saat  bola  dalam  keadaan  setimbang  resultan
                  gaya  yang  bekerja  pada  bola  sama  dengan  nol.  Hal  ini
                  dirumuskan sebagai:
                                                Σ   = 0
                                                 +    =   
                                                      
                                                 
                                                 + 6  ηrv  =         
                                                                
                                              
                                        6          =          −         
                                                                
                                                        
                                         6          =      (   −    )
                                                               
                                                          
                                                       
                                                          (      −      )
                                                          =  6   ηrv
                                                
                  Untuk  benda  berbentuk  seperti  bola,  maka  persamaannya
                  menjadi seperti berikut:
                                           4
                                               3
                                          (      )(   −    )
                                                     
                                                          
                                      =    3
                                      
                                              6   ηrv
                                            2
                                          2     
                                        =      (   −    )
                                                        
                                                   
                                        
                                           9  
                  Keterangan:
                                               2
                      = koefisien viskositas (Ns/m )
                  r   = jari-jari bola (m)
                      = massa jenis bola (kg/m )
                                            3
                     
                      = massa jenis fluida (kg/m )
                                              3
                     
                                               2
                       = percepatan gravitasi (m/s )
                      = kecepatan terminal bola (m/s)
                     

                         Contoh  konsep  viskositas  di  kehidupan  sehari-hari
                  adalah  saat  jukung  yang  bergerak  melintasi  permukaan
                  sungai.    Gaya  gesek  air  sungai  (gaya  Stokes)  pada  bagian
                  bawah  jukung  semakin  besar,  jika  viskositas  air  sungai
                  semakin  besar.  Jadi,  semakin  kental  air  sungai,  tentu
                  semakin sulit jukung bergerak. Kentalnya air sungai dapat
                  disebabkan  oleh  ada  cairan  minyak,  oli,  atau  bensin  yang
                  tumpah  di  air  sungai.  Kentalnya  sungai  dapat  pula
                  disebabkan  oleh  banyaknya  sampah.  Oleh  karena  itu,





     25
   32   33   34   35   36   37   38   39   40   41   42