Page 5 - Badan POM Tindak Tegas Sarana Produksi Tahu Berformalin di Parung
P. 5

Judul              :  PABRIK TAHU BERFORMALIN DIGREBEK PETUGAS
               Nama Media         :  Metro TV - Metro Pagi Primetime (11/06/2022)
               Tanggal            :  6/11/2022
               Halaman/URL        :  https://app.kurasi.media/view?id=62a4215fab5ec233f97507be
               Tipe Media         :  Media Elektronik

                                                                     Badan  pengawas  obat  dan  makanan  atau
                                                                     BPOM  menggerebek  dua  pabrik  tahu
                                                                     berformalin di kawasan Parung Kabupaten
                                                                     Bogor  Jawa  Barat,  petugas  gabungan
                                                                     menemukan  puluhan  kg  bahan  pengawet
                                                                     formalin,  tidak  tanggung-tanggung  dua
                                                                     pabrik  yang  digerebek  tim  gabungan
                                                                     BPOM  dan  kepolisian  ini  mampu
                                                                     memproduksi  120  juta  tahu  perbulan,  tim
                                                                     gabungan  mendapati 38 kg formalin jenis
                                                                     serbuk  dan  60  kg  formalin  jenis  cair  di
                                                                     lokasi  pembuatan  tahu,  tim  gabungan
               menyita lebih dari 1500 tahun yang siap didistribusikan ke tiga pasar yakni Pasar Ciputat Pasar Parung
               dan Pasar Jembatan Dua Jakarta, kepala BPN menyebutkan sebagai sanksi awal kedua pabrik tersebut
               ditutup  sehingga  tidak  ada  aktivitas  produksi  kemudian  kedua  pemiliknya  yang  berinisial  S  dan  N
               segera ditetapkan sebagai tersangka, berdasarkan undang-undang pangan pelaku terancam hukuman 5
               tahun penjara atau denda 10 miliar rupiah karena ini menggunakan bahan berbahaya untuk pangan,
               kepala  BPOM  juga  menegaskan  pihaknya  akan  melakukan  pengawasan  ketat  terhadap  tempat
               pengolahan pangan di 10 provinsi sejak awal Tahun 2022 ini.
   1   2   3   4   5   6   7   8   9   10