Page 31 - LKPD Pencernaan 1_Neat
P. 31

C
                              N
                             E
                          M
                          E
                                E
                        S
                       S
                        I
                         T
                            P

       E-LKPD INTERAKTIF                                  RNAAN

                 A. Sistem Pencernaan
                      Sistem pencernaan pada manusia meliputi kelenjer pencernaan ( saliva, lambung, pankreas, dan
                 hati) dan saluran pencernaan lihatlah (gambar.3).
                 1)  Mulut










                                                         © 2018 Pearson Education, Inc.
                                                         Gambar 4. Rongga mulut
                                                Sumber :  https://slideplayer.com/slide/14411095/



                      Bagian-bagian penyusun rongga mulut. Lihatlah (gambar.4).
                 a.  Bibir, berfungsi menerima makanan dan menghasilkan suara.
                 b.  Gigi, berfungsi menggigit, memotong, menyobek dan mengunyah makanan.

                 c.  Lidah, berfungsi untuk menggerakkan makanan saat dikunyah atau ditelan, mengecap rasa, dan
                    membentu produksi suara untuk berbicara.

                 d.  Kelenjar saliva, berfungsi melarutkan makanan untuk pengecap rasa, zat anti bakteri dan antibodi
                    untuk membersihkan rongga mulut dan mencegah kerusakan gigi, melembabkan dan melumasi

                    makanan agar mudah ditelan.
                      (Irnaningtyas & Sagita, 2023)
                      Ada 2 jenis pencernaan yang terjadi di dalam mulut, yaitu;

                 a.  Pencernaan mekanis, yaitu pengunyahan dengan gigi, pergerakan otot-otot lidah dan pipi untuk
                    mencempur makanan dengan air ludah sehingga terbentuklah suatu bolus yang agak bulat untuk

                    ditelan.
                 b.  Pencernaan kimiawi, yaitu pemecahan zat pati (amilum) oleh ptialin menjadi maltosa. Suatu bukti

                    ialah ketika kita mengunyah nasi, lama kelamaan akan terasa sedikit manis.
                     (Irianto, 2012)
   26   27   28   29   30   31   32   33   34   35   36