Page 41 - LKPD revisi 2_Neat
P. 41

E
                          M

                         T
                       S
                        I
                        S
                            P
                                E
       E-LKPD INTERAKTIF                                  RNAAN
                               C
                             E
                              N

                      Ada 2 jenis pencernaan yang terjadi di dalam mulut, yaitu;
                 a. Pencernaan mekanis, yaitu pengunyahan dengan gigi, pergerakan otot-
                    otot lidah dan pipi untuk mencempur makanan dengan air ludah sehingga
                    terbentuklah suatu bolus yang agak bulat untuk ditelan.
                 b. Pencernaan  kimiawi,  yaitu  pemecahan  zat  pati  (amilum)  oleh  ptialin
                    menjadi  maltosa.  Suatu  bukti  ialah ketika  kita  mengunyah nasi,  lama

                    kelamaan akan terasa sedikit manis.

                    (Irianto, 2012)



                 2) Faring

                      Berbentuk  seperti  tabung  yang  berhubungan  dengan  rongga  hidung,

                 rongga telinga dan laring. Hubungan tersebut penting pada produksi suara,

                 memungkinkan manusia untuk bernafas melalui mulut, serta memasukkan


                 makanan  melalui  hidung  bagi  kebutuhan  medis.  Faring  berfungsi  untuk

                 membawa makanan dari rongga mulut menuju ke esofagus (Irnaningtyas &

                 Sagita, 2023). Menelan merupakan peristiwa yang berada di bawah perintah


                 kehendak  kita.  Tetapi  apabila  makanan  telah  sampai  melewati  faring,

                 terjadilah gerakan menelan yang tidak sadar (Irianto, 2012).


                 3) Esofagus (Kerongkongan)

                      Esofagus adalah sebuah tabung berotot yang panjangnya 25 cm dan


                 garis tengah 2 cm. Tidak ada proses khusus pencernaan makanan terjadi

                 disini.  Makanan  melewati  saluran  dalam esofagus  dengan  sangat mudah

                 dalam  hitungan  detik.  Dinding  saluran  esofagus  sangat  licin  karena

                 mengandung  cairan  mukus  yang  dihasilkan  sel-sel  yang  terdapat  di


                 dindingnya (Irianto, 2012). Mukosa efofagus memproduksi mukus untuk
   36   37   38   39   40   41   42   43   44   45   46