Page 21 - Nur Afifah_18234054_produk bibliografi beranotasi
P. 21
Bibliografi Minangkabau- Prodi Perpustakaan dan Ilmu Informasi
024
Moeis, Abdoel. Salah asuhan. Jakarta: Balai Pustaka, 2010. Cetak. Novel ini berkisah
tentang seorang pribumi yang bernama Hanafi. Hanafi dianggap lancang pada saat itu.
Bagaimana mungkin seorang yang hanya prinumi, yang digambarkan mempunyai
kelas yang rendah pada jaman Hindia Belanda, bisa mencintai dan menikah dengan
perempuan Belanda. Pertentangan-pertentangan psikologis, pertentangan keyakinan,
dimana nilai agama dan nilai tradisi menjadi persoalan serius (yang membuat tokoh di
anggap menyimpang) dengan akhir tragis yang dialami setiap tokohnya, menjadikan
novel ini terasa getir dan memilukan.
Kata kunci: salah asuhan; pertentangan psikologis
025
Rusli, Marah. Siti Nurbaya: kasih tak sampai. Jakarta: Balai Pustaka, 2009. Cetak. Buku
ini menceritakan cinta remaja antara Samsul Bahri dan Siti Nurbaya, yang hendak
menjalin cinta tetapi terpisah ketika Samsul dipaksa pergi ke Batavia. Belum lama
kemudian, Nurbaya menawarkan diri untuk menikah dengan Datuk Meringgih (yang
kaya tapi kasar) sebagai cara untuk ayahnya hidup bebas dari utang; Nurbaya
kemudian dibunuh oleh Meringgih. Pada akhir cerita Samsul, yang menjadi anggota
tentara kolonial Belanda, membunuh Meringgih dalam suatu revolusi lalu meninggal
akibat lukanya.
Nur Afifah