Page 7 - Sistem Saraf pada Manusia
P. 7

A.Pengertian dan Fungsi Sistem Saraf

                                       Saraf

















                                          Gambar 1. Sistem Saraf pada Manusia
                                              Sumber: Purnomo, dkk, 2009


                       Sistem saraf adalah sistem kompleks yang berperan dalam mengatur dan
               mengoordinasikan seluruh aktivitas tubuh. Sistem ini memungkinkan kita untuk

               melakukan  berbagai  kegiatan,  seperti  berjalan,  berbicara,  menelan,  bernapas,
               serta semua aktivitas mental, termasuk berpikir, belajar, dan mengingat. Sistem
               saraf mempunyai dua fungsi yaitu sebagai penerima dan penghantar rangsang ke
               seluruh bagian tubuh, serta memberikan tanggapan terhadap rangsang tersebut.

               Sel saraf yang menerima rangsang disebut reseptor. Reseptor dapat dibedakan
               menjadi eksteroseptor dan interoseptor.









                                        Gambar 2. Eksteroseptor dan Interoseptor
                                              Sumber: Purnomo, dkk, 2009


                       Rangsang  yang  berasal  dari  luar  tubuh  dapat  berupa  bau,  rasa  (pahit,

               manis), sentuhan, cahaya, suhu, tekanan atau gaya berat. Rangsang dari dalam
               tubuh berupa rasa lapar, kenyang, sakit, dan lelah. Sel saraf yang mengirimkan
               tanggapan  rangsang  disebut  efektor.  Penyusun  sistem  saraf  adalah  sel  saraf

               (neuron).

                                                                                                        1

                                                                                                                 2
   2   3   4   5   6   7   8   9   10   11   12