Page 36 - MODUL 3
P. 36
pusat, terutama pusat saraf yang lebih tinggi (otak) , sehingga menghasilkan
peningkatan peningkatan aktifitas mental yang membuat tubuh tetap terjaga dan
segar.
Kafein dalam kopi bersifat diurretik, yang menybabkan sering buang air kecil. Hal
ini tentu bisa mencegah terjadinya penyakit batu ginjal, yang disebabkan
menumpuknya kalsium oksalat atau zat kimia lain dan membentuknya kristal dalam
urine. NAmun, untuk hal ini sebaiknya diimbangi dengan konsumsi vitamin B dan
C, Kkarena vitamin tersebut ikut larut dan terbuang bersama urine.
Sayangnya, kebiasaan minum kopi acap kalimemunculkan efek negatif. Antara
lain, insomnia,gelisah, merangsang otot untuk terus bekerja lebih keras karena
aliran darah yang cepat lewat pembuluh darah arteri tadi. Di sini, kita melihat
bagian lain dari kafein yang dapat mengambil alih fungsi adenosin, salah satu
senyawa dalam sel saraf otak, yang membuat orang mudah tertidur.
Sesekali minumkopi tentu tidak mengapa. Tapi, jika sampai kecanduan, tentu saja
akan merugikan tubuh, terutama jika tidak diimbangi dengan makan makanan yang
sehat dan berolahraga. Ingatlah, rasa lelah adalah isyarat dari tubuh untuk istirahan,
karena aktifitas tubuh yang sudah berlebihan
Sumber: Femina, Mei 2006
Catatlah gagasan utama/gagasan pokok dan gagasan penjelas dalam setiap
paragraf teks eksposisi tersebut!
Tugas 2: Menyampaikan kembali gagasan dalam teks eksposisi
Kerjakan tugas berikut sesuai dengan petunjuk pada setiap nomor!
1. Bacalah kembali teks eksposisi dengan judul kecanduan kopi, sehatkah?
2. Catatlah gagasan penulis yang terdapat dalam teks eksposisi tersebut
ungkapkan kembali gagasan penulis dengan menggunakan kalimat anda
sendiri!
Gagasan penulis dalam teks eksposisi Penyampaian gagasan dalam kalimat sendiri
3. Apakah anda sependapat dengan pendapat penulis teks eksposisi tersebut?
simpulkan pendapat anda!
Jawab:
31

