Page 37 - E-MODUL IKATAN KIMIA ASRI 1
P. 37
PEMBENTUKAN IKATAN KOVALEN
Ikatan kovalen terjadi ketika atom-atom yang tidak stabil bergabung dengan cara
berbagi pasangan elektron atau menggunakan pasangan elektron secara bersama-sama. Dalam
ikatan ini, dua atom saling berbagi satu atau lebih pasangan elektron untuk mencapai kestabilan.
Pembentukan ikatan kovalen mengikuti aturan oktet yang dikemukakan oleh Lewis. Aturan ini
menyatakan bahwa atom-atom membentuk ikatan kovalen untuk saling melengkapi jumlah
elektron mereka hingga mencapai delapan (oktet) atau dua (duplet) di kulit terluarnya. Ingat
kembali bahwa struktur Lewis hanya menampilkan elektron valensi, yaitu elektron pada kulit
terluar atom.
Jenis ikatan ini paling sering terbentuk antara atom
nonlogam dengan atom nonlogam (meskipun sepasang atom
logam terkadang dapat membentuk ikatan kovalen). Setiap
atom nonlogam cenderung memegang elektronnya dengan
kuat (karena energi ionisasi yang tinggi) dan memiliki
kecenderungan untuk menarik elektron dari atom lain
(disebabkan oleh afinitas elektron yang sangat negatif).
Tarikan inti setiap atom terhadap elektron valensi milik atom
Gambar 3.3 Model lain menyebabkan atom-atom tersebut saling berikatan,
ikatan kovalen seperti pada Gambar 3.3.
(Sumber: Silberberg, 2010)
Ikatan kovalen terdiri atas beberapa jenis ikatan, yaitu ikatan kovalen tunggal, ikatan
kovalen rangkap dua, ikatan kovalen rangkap tiga, dan ikatan kovalen koordinasi. Selain itu,
berdasarkan kepolarannya terdiri dari ikatan kovalen polar dan ikatan kovalen nonpolar.
1 Ikatan kovalen tunggal
Ikatan kovalen tunggal terdiri dari satu pasangan elektron atau dua elektron yang dibagi
di antara dua atom. Pasangan elektron yang dibagi antara dua atom untuk membentuk ikatan
disebut pasangan elektron ikatan (PEI) dan digambarkan dengan satu garis (—) atau sebagai
dua titik di antara kedua atom. Sedangkan, elektron yang tidak terlibat dalam ikatan disebut
pasangan elektron bebas (PEB) dan digambarkan sebagai titik-titik di sekitar atom.
Seperti pada molekul F2, hanya dua elektron valensi yang terlibat dalam pembentukan
ikatan. Elektron valensi lainnya, yang tidak terlibat dalam pembentukan ikatan menjadi
pasangan elektron bebas (PEB). Jadi, setiap atom F dalam F2 memiliki tiga pasangan elektron
bebas (PEB).
Ikatan Kimia | 35