Page 131 - 1. E-MODUL AHMAD SUBARI (20177016) 52_Neat
P. 131
EKOLOGI & PERUBAHAN LINGKUNGAN 06/24/2022
mendadak (principle of instant pathogen), yang menjelaskan mengapa
perbuatan manusia sering menjurus ke masalah epidemik (wabah).
Pemangsa dan parasit memang menekan laju pertumbuhan populasi,
tetapi apakah populasi akan lebih baik tanpa pemangsa dan parasit.
Predator dan populasi memainkan peranan dalam menahan peledakan
populasi, misalnya populasi serangga, burung, dan sebagainya, untuk tidak
menjadi over population.
Peledakan populasi dapat terjadi jika suatu spesies dimasukkan ke
dalam suatu daerah yang baru, di mana terdapat sumber-sumber yang
belum dieksploitir oleh manusia dan tidak ada interaksi negative
(misalnya predator).
3. Interaksi Positif: Komensalisme, Kooperasi, Mutualisme
Interaksi dua populasi spesies yang berpengaruh positif banyak
terdapat dan sama pentingnya dengan kompetensi dan parasitisme dalam
menentukan sifat populasi dan komunitas. Secara evolusi interaksi
positif dimulai dengan komensalisme (+0) yang kemudian berkembang
menjadi mutualisme (++) di mana kedua spesies saling bergantung.
Umumnya interaksi positif kurang mendapat perhatian dibanding dengan
interaksi negatif meskipun keduanya sama penting.
Komensalisme merupakan tipe sederhana dari interaksi positif dan
mungkin merupakan langkah awal menuju ke hubungan saling
menguntungkan (epifit, anemon pada kerang). Pada ekosistem yang tua,
mutualisme akan mengatur parasitisme dan ini merupakan hal penting
apabila beberapa aspek dari lingkungan dalam keadaan limit, dalam hal
ini kooperasi sangat menguntungkan.
Simbiosis obligat antara mikroorganisme pencerna selulosa dan
hewan, penting untuk rantai makanan detritus. Pada simbiosis rayap
AHMAD SUBARI 121