Page 55 - E-Modul Proses Bisnis Di Bidang Teknik Jaringan Komputer dan Telekomunikasi Kelas X
P. 55
pembelian secara berulang akan memberikan keuntungan kepada
perusahaan. Karena itulah perusahaan harus mengetahui indikator kepuasan
pelanggan.
Agar perusahaan mengetahui sejauh mana pelanggan akan selalu
tertarik kembali diperlukan sebuah indikator untuk memantau dan mengukur
kepuasan dari para pelanggan. Pemantauan dan pengukuran kepuasan ini
sudah sangat penting bagi sebuah perusahaan, dengan ini dapat memberikan
timbal balik (feedback) dan masukan bagi keperluan pengembangan dan
sebagai implementasi strategi peningkatan kepuasan pelanggan.
Menurut Umar (2005), kepuasan pelanggan adalah tingkat perasaan
konsumen setelah membandingkan antara apa yang dia terima dan
harapannya. Seorang pelanggan, jika merasa puas dengan nilai yang
diberikan oleh produk atau jasa, sangat besar kemungkinannya menjadi
pelanggan dalam waktu yang lama.
Menurut Philip Kotler dan Kevin Lane Keller (2007), kepuasan
pelanggan adalah perasaan senang atau kecewa seseorang yang muncul
setelah membandingkan kinerja (hasil) produk yang dipikirkan terhadap
kinerja yang diharapkan.
Menurut Kotler, et al., (1996) ada 4 indikator untuk mengukur kepuasan
pelanggan. Adapun indikator yang digunakan untuk mengukur tingkat
kepuasan pelanggan terhadap suatu produk, yaitu melalui keluhan dan saran,
ghost shopping, analisa mantan pelanggan, dan survey kepuasan pelanggan.
Berikut masing-masing penjelasannya:
1. Melalui Keluhan dan Saran
Keluhan maupun saran yang dapat disampaikan secara langsung oleh
pelanggan akan sangar berharga bagi perusahaan untuk mengetahui
sejauh mana kepuasan telah diberikan. Media yang dapat digunakan
untuk menampung keluhan dan saran para pembeli dapat berupa kotak
saran yang dapat diletakkan pada tempat strategis, kartu saran yang dapat
42