Page 12 - SKH Palangka Post Edisi 16 Oktober 2019
P. 12

RABU, 16 oktoBeR 2019                                                                                                                                                                12


                Pimpinan Dewan                                  Dewan Minta PT HMBP

                 Dukung Porprov


                   2022 di Kotim



                SAMPIT, PPOST                                 Patuh Terhadap Hukum
                 Unsur pimpinan DPRD
                Kotawaringin Timur
                mendukung pelaksanaan
                pekan  olahraga  provinsi
                (Porprov) ke-12 yang akan                    SAMPit, PPoSt                                                Wati, anggota Komisi II DPRD   “Dalam waktu dekat kita   melakukan pemeriksaan izin
                dilaksanakan pada 2022                       Buntut permasalahan warga Desa Penyang, Kecamatan Telawang,   Kotim.                    akan  RPD  dan  masih  dijad-  usaha HGU dan cek lapangan
                mendatang di Kabupaten                                                                                      Dia juga mengatakan sejauh   walkan, perusahaan wajib ha-  memang benar lahan itu diduga
                Kotim.                                       Kabupaten Kotawaringin  Timur dengan PT Hamparan Massawit    ini lahan seluas 117 hektare   dir,  jangan  sampai  menyulut   berada di luar HGU. Namun
                 Ketua DPRD Kotim, Rin-                      Bangun Persada (HMBP), DPRD Kotim akan memanggil pihak       tersebut masih dalam posisi di   amarah masyarakat,” tuturnya.  sangat disayangkan pada saat
                ie sangat berharap ajang                     perusahaan dan warga untuk melakukan rapat dengar pendapat   portal warga sebelum perma-  Lebih lanjut politikus PAN   ini pemda belum mengambil
                olahraga bergengsi itu bisa   Rinie                                                                       salahan itu ada titik temunya.   Kotim ini mengatakan perma-  kebijakan atas lahan yang di
                dilaksanakan di Kotim.                       (RDP) untuk menyelesaikan temuan Pansus Sawit di areal 117 hek-  Oleh sebab itu diharapkan   salahan ini sebenarnya sudah   luar HGU tersebut.
                Bahkan dari sisi anggaran                    tare lahan perusahaan, yang diduga di luar HGU tersebut.     kepada pihak perusahaan    lama terjadi namun tidak per-  “Lebih jelasnya nanti akan ter-
                DPRD siap mendukung.                                                                                      supaya menjaga situasi ke-  nah diganti rugi oleh perusa-  ungkap ketika RPD. Oleh sebab
                 “Sesuai dengan tugas pokok dan fungsi kami di   “Hasil kemaren saat di lapangan,   haan yang  bersangkutan supaya   amanan daerah dan investa-  haan.          itu, Pemkab Kotim, perusahaan
                DPRD dari sisi anggaran kami siap mendukung   DPRD Kotim akan melakukan     patuh terhadap hukum negara   sinya supaya hadir pada saat   Bahkan, kata dia, beberapa   dan masyarakat juga pihak ter-
                pelaksanaan Porprov 2022 nanti dilaksanakan di Ko-  rapat memanggil semua pihak,   dan hukum adat yang ada di Kali-  di panggil RDP dalam waktu   waktu lalu ketika Tim Pan-  kait diharapkan hadir nantinya,”
                tim,” kata politisi PDI Perjuangan itu, Selasa (15/10).  dan kami  minta kepada perusa-  mantan Tengah ini,” ujar Hj Mega   dekat ini.  sus yang dibentuk oleh dewan   demikian Megawati.(emi/P3)
                 Begitu juga dengan Wakil Ketua DPRD Kotim, H
                Rudianur, dirinya meminta agar pelaksanaan pesta
                olahraga itu Kotim bisa dipercayakan sebagai tuan
                rumah.
                 Menurut Rudianur, Kotim sangat layak jadi tuan
                rumah apalagi saat ini segala fasilitas olahraga di
                daerah ini sudah bisa dikatakan cukup lengkap.
                 Tinggal menunggu restu, bilamana Kotim ditunjuk
                jadi tuan rumah mereka DPRD akan mengalokasikan
                anggaran untuk pelaksanaannya nanti.
                 “Yang jelas untuk kegiatan semacam ini kita pasti
                mendukung, kesempatan semacam ini jika Kotim
                dipercayakan kita harus ambil. Karena saya yakin
                dan percaya kalau Kotim itu mampu,” tandasnya.
                (nc-bn/P3)
                  Penyaluran Baju

                Gratis Diharapkan


                    Tepat Sasaran



                SAMPIT, PPOST
                 Anggota Komisi III
                DPRD Kotim Riskon Fe-
                biansyah mendukung
                penuh langkah pemerin-
                tah daerah atas pemberi-
                an baju secara gratis bagi
                siswa dan siswi Sekolah
                Dasar dan SMP di Ko-
                tim. Namun, diharapkan
                wacana penyaluran 6.000
                baju seragam sekolah       Riskon
                secara gratis itu tetap
                sasaran.                 Fabiansyah
                 Menurutnya anggaran
                Rp4,5 miliar yang disiapkan oleh pemerintah
                daerah harus diakomodir kepada para siswa                                                                                                                                             Foto : BN
                siswi yang benar-benar membutuhkan bantuan   koMiSi II DPRD Kotim saat sidak di PT HMBP areal yang kini bermasalah dengan warga Desa Penyang. Di lokasi itu ada pemortalan yang dilakukan warga.
                pakaian sekolah secara gratis tersebut.
                 “Tentunya ada kategori dalam pemberian baju
                atau pakaian seragam secara gratis ini. Untuk itu
                kita mendorong agar nantinya yang mendapatkan
                seragam tersebut benar-benar tepat sasaran dan   Penataan Aset Harus Tertib Demi Pertahankan WTP
                yang membutuhkan, itu saja intinya,” ungkapnya,
                Selasa (15/10).
                 Dia juga menjelaskan pihaknya di Komisi III   SAMPIT, PPOST              dari Badan Pemeriksaan Keuan-  pengelolaan aset yang masih   rung atau toko sejenisnya. Ini yang   publik.
                tentunya mendukung langkah tersebut. Hal       Anggota Komisi I DPRD Ko-  gan (BPK) RI.               semrawut ini tentunya selalu jadi   harus dibenahi secara total supaya   “Saya juga menyarankan jika
                ini berkaitan dengan kebutuhan sosial secara   tim, Abdul Kadir menekankan   “Sejauh  ini memang  Kotim   catatan dari BPK. Maka dari itu,   tidak selalu jadi catatan merah   di website pemerintah daerah
                langsung, dimana menurutnya di daerah masih   agar pemerintah daerah tertib   sudah meraih predikat dengan   perlu keberanian dan ketegasan   untuk Kotim ke depannya,” tegas   itu mempublikasikan  aset milik
                banyak siswa dan siswi yang kurang mampu     dalam hal menata kembali aset.   kategori WTP, tetapi perlu dik-  dari pemerintah. Misalnya untuk   mantan Ketua Komisi II tersebut.  pemerintah ini supaya  aset kita
                sehingga harus diperhatikan.                 Hal ini sebagai upaya menjaga   etahui persoalan pengelolaan aset   penyalahgunaan rumah dinas   Abdul Kadir menyatakan pen-  terjaga  dan  masyarakat  tahu.
                 “Kalau perlu langkah ini harus diadakan setiap   dan mempertahankan aset milik   kita ini masih belum tertib. Ini jadi   hingga aset sekolah seperti tanah   gelolaan aset daerah  ini harus   Kalau pun ada yang mau menga-
                tahunnya, karena memang ini juga diberlakukan   pemerintah daerah yang selama   pekerjaan selanjutnya yang harus   harus dikembalikan sesuai dengan   dilakukan secara hati-hati. Dan   lihkan aset itu secara diam-diam,
                di daerah lain. Bahkan, di pulau Jawa juga sudah   ini masih belum tertib.  dibenahi secara total oleh teman-  fungsinya.          juga harus diinventarisasi secara   maka akan mudah diketahui, dan
                lebih dulu dilaksanakan pemberian bantuan baju   Selain itu, jelas dia, juga upaya   teman di jajaran eksekutif,” kata   “Jangan ada juga penyalahgu-  rapi dan tersistem, supaya untuk   publik yang  akan memberikan
                seragam  sekolah  secara  gratis,”  pungkasnya.   untuk mempertahankan predikat   Abdul Kadir, Selasa  (15/10).   naan dari aset itu seperti aset di   beberapa puluh  tahun  ke  de-  penekanan kepada oknum itu,”
                (emi/P3)                                     Wajar Tanpa Pengecualian (WTP)   Abdul Kadir menegaskan, jika   sekolah dialihfungsikan jadi   wa-  pan tetap bisa dimonitoring oleh   tegasnya. (emi/P3)


                                            MURUNG RAYA









                Stop Mutasi Guru ke Jabatan Struktural!










                PURUk CAHU PPoSt                                     adalah mulia dan sangat dibutuh-
                Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten   kan oleh masyarakat dan pemer-
                                                                     intah saat ini. Oleh karenanya
                Murung Raya (Mura) Pahala Budiawan menyatakan akan   ketersediaan guru di sekolah-
                memending dan menolak seluruh usulan guru untuk dimu-  sekolah sangat penting, baik dari
                tasi ke jabatan struktural.                          sisi kualitas maupun kwantitasnya.
                                                                       Saat ini jelas Pahala, jumlah guru
                                                                     di Mura masih sangat minim, tidak
                 “Selama saya menjabat sebagai   ingin pindah ke jabatan struktural   sampai 2.700 orang. Sehingga ban-
                Plt Kepala Dinas Pendidikan, saya   atau ke Dinas Pendidikan, baik   yak sekolah yang masih kekuran-
                tidak layani usulan pindah atau   sebagai pengawas sekolah, ke UPT   gan guru khususnya di pedesaan.
                mutasi guru ke jabatan struktural   atau menjabat di SOPD.  Karenanya, kebijakan untuk
                atau pindah ke SOPD,” jelas Pahala   “Kalau hal tersebut terus dilaku-  tidak lagi melayani usulan mu-
                ketika dikonfirmasi PPost, Selasa   kan, maka dipastikan Kabupaten   tasi guru ke jabatan struktural
                (15/10) di Puruk Cahu.     Mura akan lebih kekurangan guru,   dianggap tepat untuk mengatasi
                 Alasan yang dikemukakan Paha-  dan yang menjadi korban adalah   semakin berkurangnya guru di Ka-
                la adalah saat ini Kabupaten Mura   para peserta didik yang tentu tidak   bupaten Mura.
                masih kekurangan banyak guru   terlayani pendidikannya karena   “Saya berharap para guru
                yang mengajar di sekolah-sekolah.   ketiadaan guru,” ucapnya.  mengerti dengan kebijakan yang
                Kekurangan tenaga pendidik   Dirinya juga mengaku miris   kami buat ini, karena memang saat
                tersebut akan bertambah apabila   dengan kondisi dimana banyak   ini kita menghadapi permasalahan
                mutasi guru ke jabatan struktural   guru yang tidak ingin menjadi   kekurangan guru. Sehingga mutasi
                tetap disetujui.           guru lagi dan ingin menjadi pejabat   guru ke jabatan struktural terpaksa                                                                              Foto : PPost/Trisno
                 Karena jelasnya, sampai saat ini   struktural.      di pending sementara,” tandasnya.   kegiAtAn belajar mengajar di sekolah. Saat ini Dinas Pendidikan Kabupaten Murung Raya (Mura) tidak akan melayani usulan mutasi guru ke jabatan struktural
                banyak usulan-usulan guru yang   Padahal jelasnya, tugas guru   (Trs/P3)        karena akan semakin memperparah kurangnya guru di sekolah-sekolah.
   7   8   9   10   11   12   13   14   15   16   17