Page 20 - SKH Palangka Post Edisi 16 Oktober 2019
P. 20

EKONOMI & BISNIS









                rabu, 16 oktober 2019                                                                                                                                                                20


                                                                                                                                                          Neraca Perdagangan



                                                                                                                                                      Defisit 160 Juta Dolar AS



                                                                                                                                                      JAKARTA, PPOST
                                                                                                                                                        Badan Pusat Statistik (BPS)
                                                                                                                                                      melansir neraca perdagangan RI
                                                                                                                                                      pada September 2019 mengalami
                                                                                                                                                      surplus/defisit sebesar 160 juta
                                                                                                                                                      dolar dengan nilai ekspor 14,10
                                                                                                                                                      miliar dolar AS dan impor 14,26
                                                                                                                                                      miliar dolar.
                                                                                                                                                        “Kita simpulkan pada bulan
                                                                                                                                                      September 2019 terjadi defisit
                                                                                                                                                      sebesar  0,16 miliar  dolar AS.
                                                                                                                                                      kalau kita bandingkan dengan
                                                                                                                                                      posisi bulan September tahun
                                                                                                                                                      lalu (y-o-y) masih surplus 0,346
                                                                                                                                                      juta dolar AS,” kata Kepala BPS    Suhariyanto
                                                                                                                                                      Suhariyanto di Jakarta, Selasa.
                                                                                                                                                      Suhariyanto memaparkan, nilai   hui bahwa nilai impor Indonesia
                                                                                                                                                      ekspor Indonesia pada September   September 2019 mencapai 14,26
                                                                                                                                                      2019 mencapai 14,10 miliar do-  miliar dolar AS atau naik 0,63
                                                                                                                                                      lar AS atau menurun 1,29 persen   persen dibanding Agustus 2019,
                                                                                                                                                      dibanding ekspor Agustus 2019.   namun nilai tersebut diketahui
                                                                                                                                                      Demikian juga jika dibanding Sep-  mengalami penurunan 2,41 persen
                Menara Indosat Dijual                                                                                                                 babkan antara lain oleh menurun-  tember 2018.
                                                                                                                                                      tember 2018 menurun 5,74 persen.
                                                                                                                                                                                 bila dibandingkan nilai impor Sep-
                                                                                                                                                        Penurunan ekspor tersebut dise-
                                                                                                                                                                                  Impor nonmigas September
                                                                                                                                                                                 2019 mencapai 12,67 miliar dolar
                                                                                                                                                      nya ekspor nonmigas 1,03 persen
                                                                                                                                                      m-o-m, yaitu dari 13,4 miliar dolar
                                                                                                                                                                                 ing Agustus 2019, demikian pula
                                                                                                                                                      AS pada Agustus 2019 menjadi   AS atau naik 1,02 persen diband-
                                                                                                                                                                                 jika dibandingkan September 2018
                                                                                                                                                      13,26 miliar dolar AS pada Septem-
                                              6,39 Triliun                                                                                            ber 2019. Demikian pula ekspor non   naik 2,82 persen. Impor migas
                                                                                                                                                                                 September 2019 mencapai 1,59
                                                                                                                                                      migas turun 5,17 persen dari 875,3
                                                                                                                                                      juta dolar pada Agustus menjadi
                                                                                                                                                                                 miliar dolar atau turun 2,36 persen
                                                                                                                                                      830,1 juta dolar pada September.
                                                                                                                                                                                 dibanding Agustus 2019 dan turun
                                                                                                                                                        Secara kumulatif, nilai ekspor
                                                                                                                                                                                 ber 2018.
                                                                                                                                                      Indonesia Januari-September 2019   30,5 persen dibandingkan Septem-
                                                                                                                                                      mencapai 124,17 miliar dolar AS   Peningkatan impor nonmigas
                JAKARTA, PPOST                                                   perusahaan telah menyelesaikan trans-  secara signifikan, sekaligus sejalan den-  atau menurun 8,0 persen diband-  terbesar September 2019 m-o-m
                PT Indosat Tbk. (Indosat Ooredoo), perusahaan telekomunikasi digital   aksi ini yang akan memberikan manfaat   gan rencana jangka panjang perseroan.  ing periode yang sama tahun 2018,   adalah golongan serealia seperti
                                                                                                                                                      demikian juga ekspor nonmigas
                                                                                                                                                                                 gandum, yaitu sebesar 125,5 juta
                                                                                                                    “Keberhasilan kami sebagai salah
                terkemuka di Indonesia, mengumumkan telah menandatangani Perjan-  positif bagi semua pihak. Transaksi   satu pemenang tender ini semakin   mencapai 114,75 miliar dolar AS   dolar AS (67,58 persen), sedang-
                                                                                 ini memungkinkan perusahaan mem-
                jian Jual Beli (Sales and Purchase Agreement/SPA) dengan dua perusa-  percepat pelaksanaan strategi kami,   memperkuat kemitraan strategis jangka   atau menurun 6,22 persen.  kan penurunan terbesar adalah
                                                                                                                                                        Penurunan terbesar ekspor non-
                haan yang telah ditetapkan sebagai pemenang dari proses tender pen-  terutama untuk terus meningkatkan   panjang dan meningkatkan hubungan   migas September 2019 terhadap   golongan gula dan kembang gula
                                                                                                                                                                                 sebesar 66 juta dolar AS (37,04
                jualan 3.100 menara telekomunikasi milik Indosat Ooredoo.        pengalaman terbaik bagi pelanggan.  bisnis yang produktif dengan Indosat   Agustus 2019 terjadi pada komodi-  persen).
                                                                                   “Kami telah menempatkan portofolio   Ooredoo,” seperti dikatakan Direktur
                                                                                 berkualitas tinggi bersama dua penye-  Utama & CEO Protelindo Ferdinandus   tas perhiasan/permata sebesar 272,4   Tiga negara pemasok barang
                                                                                 dia menara telekomunikasi terkemuka   Aming Santoso.                 juta dolar (32,6 persen), sedangkan   impor nonmigas terbesar selama
                 Siaran pers Indosat Ooredoo yang   saksi akan dilakukan sebelum akhir   di Indonesia dan akan menyewa kem-  “Penambahan 1.000 menara dan   peningkatan terbesar terjadi pada   Januari-September 2019 ditempati
                diterima di Jakarta, Selasa, menyebut-  tahun ini, tergantung syarat penutupan   bali dengan persyaratan yang menarik   kurang lebih 1.850 tenan akan semakin   komoditas bijih, kerak, dan abu   Tiongkok dengan nilai 32,25 miliar
                kan dua perusahaan yang dimaksud   pada umumnya sebuah transaksi dan   untuk memenuhi kebutuhan pemban-  memperkuat posisi kami sebagai pe-  logam sebesar 267,0 juta dolar   dolar (29,34 persen), Jepang 11,82
                adalah PT Dayamitra telekomunikasi   persetujuan dari pemegang saham pada   gunan kami secara berkelanjutan,”   nyedia menara telekomunikasi terbesar   (193,08 persen).  miliar dolar (10,72 persen), dan Thai-
                (Mitratel) dan PT Profesional Teleko-  Rapat Umum Pemegang Saham Luar   katanya.                  di Indonesia dengan jumlah menara     Ekspor nonmigas September   land 7,06 miliar dolar (6,41 persen).
                munikasi Indonesia (Protelindo).  Biasa perusahaan pada 21 Nopember   Direktur Utama Mitratel, Herlan Wi-  hampir 20.000 dan jumlah tenan lebih   2019 terbesar adalah ke Tiongkok   Sedangkan nilai impor semua
                 Mitratel telah  memenangkan     2019.                           janarko, menyambut gembira transaksi   dari 32.000,” katanya.        yaitu 2,41 miliar dolar AS, disusul   golongan penggunaan barang baik
                2.100 menara dan Protelindo telah   Indosat Ooredoo akan menyewa   ini, “Kami berkeyakinan bahwa di masa   J.P. Morgan bertindak selaku pe-  Amerika Serikat 1,48 miliar dolar   barang konsumsi, bahan baku/pe-
                memenangkan 1.000 menara, dengan   kembali menara-menara tersebut   mendatang industri menara masih terus   nasihat keuangan eksklusif Indosat   AS dan Jepang 1,14 miliar dolar   nolong, dan modal selama Januari-
                total transaksi senilai Rp6,39 trilliun.   selama 10 tahun dari masing-mas-  tumbuh seiring dengan berkembangnya   Ooredoo, Redpeak Advisers bertindak   AS, disusul Amerika Serikat 1,48   September 2019 mengalami penu-
                Pembayaran transaksi akan dilakukan   ing pembeli bersamaan dengan  di-  teknologi dan layanan seluler. Akuisisi   selaku penasihat keuangan Protelindo,   miliar dolar dan Jepang 1,14 miliar   runan dibanding periode yang sama
                seluruhnya dalam bentuk tunai pada   lakukannya  penyelesaian  transaksi.   2.100 menara Indosat Ooredoo ini akan   dan Credit Suisse bertindak selaku   dolar, dengan kontribusi ketiganya   tahun sebelumnya masing-masing
                saat penyelesaian transaksi.     President Director & CEO Indosat Oore-  memperkuat fundamental bisnis dan   penasehat keuangan Mitratel untuk   mencapai 37,90 persen.  8,77 persen, 10,22 persen, dan 4,13
                 Penyelesaian masing-masing tran-  doo, Ahmad Al  Neama  mengatakan,   menciptakan nilai tambah bagi Mitratel   transaksi di atas.(ant/P8)  Sementara untuk impor, diketa-  persen.(ant/P8)
                                                                                                                BI Beberkan Pemanfaatan Utang Pemerintah

                                                                                                                JAKARTA, PPOST                tah dan bank sentral sebesar 196,3 miliar   persen (yoy). Pelunasan utang dagang
                                                                                                                 Pengelolaan utang luar negeri   dolar AS, serta utang swasta, termasuk   korporasi bukan lembaga keuangan
                                                                                                                pemerintah diprioritaskan untuk   BUMN, sebesar 197,2 miliar dolar AS.   mendorong penurunan posisi utang
                                                                                                                membiayai pembangunan, dengan   Utang luar negeri Indonesia tersebut   luar negeri swasta sebesar 2,6 miliar
                                                                                                                porsi terbesar pada beberapa sektor   tumbuh 8,8 persen (yoy), melambat   dolar AS menjadi 197,2 miliar dolar AS.
                                                                                                                produktif yang mendukung per-  dibandingkan dengan pertumbuhan   Menurut Bank Indonesia, struktur
                                                                                                                tumbuhan ekonomi dan pening-  pada bulan sebelumnya sebesar 10,9   utang luar negeri Indonesia tetap
                                                                                                                katan kesejahteraan masyarakat.   persen (yoy), terutama dipengaruhi   sehat didukung dengan penerapan
                                                                                                                “Sektor-sektor tersebut yaitu jasa   oleh transaksi pembayaran neto utang   prinsip kehati-hatian dalam pengelo-
                                                                                                                kesehatan dan kegiatan sosial sebesar   luar negeri.         laannya. Kondisi tersebut tercermin
                                                                                                                18,9 persen dari total utang luar negeri   “Perlambatan pertumbuhan utang   antara lain dari rasio utang luar negeri
                                                                                                                pemerintah, konstruksi (16,4 persen),   luar negeri tersebut disebabkan oleh   Indonesia terhadap Produk Domestik
                                                                                                                jasa pendidikan (15,9 persen), admin-  menurunnya posisi utang luar negeri   Bruto (PDB) pada Agustus 2019 sebesar
                                                                                                                istrasi pemerintah, pertahanan, dan   publik dan utang luar negeri swasta   36,1 persen, membaik dibandingkan
                                                                                                                jaminan sosial wajib (15,2 persen), serta   dibandingkan dengan posisi pada bu-  dengan rasio pada bulan sebelumnya.
                                                                                                                sektor jasa keuangan dan asuransi (13,9   lan sebelumnya,” kata Bank Indonesia.  Selain itu, struktur utang luar negeri
                                                                                                                persen),” kata Departemen Komuni-  Dijelaskan Bank Indonesia, utang   Indonesia tetap didominasi oleh utang
                                                                                                                kasi Bank Indonesia (BI) dalam info   luar negeri pemerintah pada Agustus   yang berjangka panjang dengan pangsa
                                                                                                                terbarunya di Jakarta, Selasa.  2019 tumbuh 8,6 persen (yoy) menjadi   88,1 persen dari total utang luar negeri.
                                                                                                                 Mengenai utang luar negeri swasta,   193,5 miliar dolar AS, melambat dari   Dalam rangka menjaga struktur utang
                                                                                                                kata Bank Indonesia, secara sektoral   Juli 2019 yang tumbuh 9,7 persen   luar negeri tetap sehat, Bank Indonesia
                                                                                                                didominasi oleh sektor jasa keuangan   (yoy).  Selain tumbuh melambat, posisi   dan pemerintah terus meningkatkan
                                                                                                                dan asuransi, industri pengolahan,   utang luar negeri pemerintah itu juga   koordinasi dalam memantau perkem-
                                                                                                                pengadaan listrik, gas, uap/air panas   tercatat lebih rendah dibandingkan   bangan utang tersebut, didukung den-
                                                                                                                dan udara, serta sektor pertambangan   dengan posisi pada bulan sebelumnya   gan penerapan prinsip kehati-hatian
                                                                                                                dan penggalian.               karena berkurangnya posisi Surat Ber-  dalam pengelolaannya.
                                                                                                                 “Pangsa utang luar negeri di ke-  harga Negara (SBN) yang dimiliki oleh   “Peran utang luar negeri juga
                                                                                                                empat sektor tersebut terhadap total   investor asing.       akan terus dioptimalkan dalam me-
                                                                                                                utang luar negeri swasta mencapai 75,6   Sementara itu, posisi utang luar   nyokong pembiayaan pembangunan,
                                                                                                                persen,” kata BI.             negeri swasta pada akhir Agustus 2019   dengan meminimalisasi risiko yang
                                                                                                                 Utang luar negeri Indonesia pada   tumbuh 9,3 persen (yoy), lebih rendah   dapat memengaruhi stabilitas per-
                                                                                                                Agustus 2019 tercatat sebesar 393,5 mil-  dibandingkan dengan pertumbuhan   ekonomian,” kata Bank Indonesia.
                                                                                                                iar dolar AS, terdiri dari utang pemerin-  pada bulan sebelumnya sebesar 12,6   (ant/P8)
                                                                                                                Telkom Group Akuisisi Menara Indosat



                                                                                                                JAKARTA, PPOST
                                                                                                                 PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk
                                                                                                                melalui anak usahanya PT Dayamitra
                                                                                                                Telekomunikasi (Mitratel), mengakuisisi
                                                                                                                2.100 menara telekomunikasi milik Indo-
                                                                                                                sat Ooredoo dengan nilai Rp4,443 triliun.
                                                                                                                 “Bisnis menara telekomunikasi ke
                                                                                                                depan diprediksi semakin baik, khusus-
                                                                                                                nya menyambut kedatangan teknologi
                                                                                                                5G di Indonesia. Akuisisi ini efektif dan
                                                                                                                efisien dalam memberikan nilai tambah
                                                                                                                bagi perusahaan dibandingkan dengan
                                                                                                                membangun menara telekomunikasi dari
                                                                                                                awal,” kata Direktur Wholesale & Interna-
                                                                                                                tional Service Telkom, Edwin Aristiawan,   erage seluruh Indonesia. Ini menjadi   mencatatkan kinerja positif.
                                                                                                                dalam keterangannya di Jakarta, Selasa.   potensi yang baik untuk bisnis menara   Kehadiran teknologi 5G di Indonesia
                                                                                                                Penandatanganan perjanjian jual beli (Sales   TelkomGroup ke depan. Kami memiliki   akan meningkatkan kebutuhan pasar
                                                                                                                Purchase Agreement/SPA) antara Mitratel   peluang untuk meningkat tenancy ratio   terhadap tower provider. Hal ini telah
                                                                                                                dengan Indosat dilakukan di Kantor   yang lebih tinggi melalui sinergi Telkom-  terjadi di negara-negara maju dimana
                                                                                                                Pusat Indosat Ooreedoo, Jakarta (14/10).   Group bersama Telkomsel,” ujar Edwin.  teknologi 5G telah berkembang.
                                                                                                                Edwin Aristiawan menjelaskan, aksi kor-  Bisnis menara telekomunikasi masih   Mitratel merupakan anak usaha Tel-
                                                                                                                porasi TelkomGroup itu salah satu strategi   menjanjikan, mengingat hingga saat ini   kom yang bergerak di bidang penyediaan
                                                                                                                bisnis untuk meningkatkan kapabilitas   operator telekomunikasi masih terus   infrastruktur telekomunikasi dan telah
                                                                                                                dari aspek infrastruktur telekomunikasi   ekspansi dalam meningkatkan kualitas   mengelola lebih dari 13.700 menara tele-
                                                                                                                mengingat potensi yang dimiliki menara   jaringan dan memperluas jangkauan   komunikasi yang tersebar di berbagai
                                                                                                                telekomunikasi milik Indosat Ooredoo.  layanannya sehingga Edwin meyakini   wilayah dan melayani semua operator
                                                                                                                 “Menara telekomunikasi memiliki   bisnis menara telekomunikasi masih akan   seluler di Indonesia.(ant/P8)
                                                                                                                “tenancy ratio” di atas rata-rata industri
                                                                                                                dengan struktur yang kokoh dan cov-                      Halaman ini di Layout oleh Yuni Tamara - Siswi Magang SMK Karsa Mulya Palangka Raya
   15   16   17   18   19   20