Page 35 - E-Modul Pembelajaran Berbasis Masalah Terintegrasi Literasi Sains pada Materi Laju Reaksi_Neat
P. 35
Ayo Berdiskusi!
Orientasi Masalah
P e r h a t i k a n g a m b a r d i b a w a h i n i !
Perhatikan gambar dibawah ini!
Gambar 15. Ikan ditaburi garam yang merupakan pengawet alami
Sumber: PND Ice
B a c a l a h l i t e r a t u r d i b a w a h i n i !
Bacalah literatur dibawah ini!
I
N
A
K
T
S
I
A
W
G
I
A
M
A
R
T
I
D
A
R
U
B
P
PERISTIWA IKAN DITABURI GARAM
E
I
R
BIOPENDIX: Jurnal Biologi, Pendidikan Dan Terapan-Indonesia sebagai negara
kepulauan memiliki 70% wilayah perairan yang memberikan potensi besar dalam
sektor perikanan. Sumber daya perikanan mencakup perairan tawar, payau, dan
laut, yang menjadi habitat beragam spesies ikan. Ikan adalah sumber protein tinggi
dengan kadar lemak rendah dan harga terjangkau, sehingga menjadi makanan
favorit masyarakat. Namun, ikan mudah rusak dan memiliki daya simpan singkat,
sehingga memerlukan pengolahan dan pengawetan untuk memperpanjang masa
simpannya.
Pengawetan ikan menjadi bagian penting dalam industri perikanan untuk
mencegah kerugian akibat pembusukan. Metode tradisional seperti penggaraman,
pengeringan, pemindangan, pengasapan, peragian, dan pendinginan bertujuan
mengurangi kadar air dalam tubuh ikan, sehingga menghambat pertumbuhan
bakteri dan menjaga kualitas produk (Margono et al., 2000).
Garam merupakan salah satu bahan yang banyak digunakan sebagai pengawet
alami untuk ikan. Penggunaan garam dalam pengawetan bertujuan untuk
mengurangi kadar air dalam tubuh ikan, sehingga menghambat pertumbuhan
bakteri yang menyebabkan pembusukan. Metode ini efektif karena garam mampu
menghambat aktivitas enzim yang memicu kerusakan serta pertumbuhan
mikroorganisme pembusuk seperti Pseudomonas sp., Sarcina sp., Serratia sp.,
Achromobacter sp., Flavobacterium sp., Micrococcus sp., dan Vibrio sp. (Gozali,
2004).
24