Page 27 - Paduan Belajar Pajak Penghasilan Pasal 21 Untuk Tenaga Ahli Berbasis Ms Excel._Neat
P. 27
Dalam sebuah proses
berkembagan suatu usaha,
perusahaan akan
membutuhkan tenaga ahli di
bidang tertentu. Pada saat
perusahaan hendak untuk
memakai jasa tenaga ahli ini,
akan terdapat potongan pajak
yang dikenakan, yang dimana
hal ini tidak berlaku sama
dengan karyawan pada
umumnya.
Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya tenaga ahli merupakan
seseorang yang melakukan pekerjaan bebas seperti dokter, konsutan,
notaris akuntan, pengacar, arsitek, aktuaris dan jasa penilai. Peraturan
DJP Nomor PER.16/PJ/2016, tenaga ahli dikategorikan kedalam
penerimaan penghasilan sehubung dengan pekerjaan jasa dan bukan
sebagai pegawai atau karyawan. Dasar ketentuan penerapan tarif PPh
21 tenaga ahli terbagi atas dua kategori, yakni berkesinambungan dan
tidak berkesinambungan.
Tenaga ahli yang menerima penghasilan berkesinambungan, tarif
pajaknya dikenakan atas jumlah kumulatif dari Penghasilan Kena
Pajak.
Tenaga ahli yang menerima penghasilan tidak
berkesinambungan, tarif pajaknya dikenakan atas 50%
penghasilan bruto setiap pembayaran imbalan.
22

