Page 7 - Tugas Ebook baru_I Made Oka Susila,S.Pd
P. 7
A. Dongeng
Dongeng adalah cerita fiksi atau cerita khayalan. Dongeng banyak mengandung
pesan moral. Dongeng biasanya diceritakan secara lisan dan turun-temurun dari satu
generasi ke generasi berikutnya. Dalam dongeng terdapat unsur-unsur intrinsik. Unsur
intrinsik adalah unsur pembangun karya sastra. Unsur intrinsik dongeng adalah sebagai
berikut:
a) Tema, yaitu ide dasar, ide pokok, atau gagasan yang menjiwai keseluruhan cerita.
Misalnya tema pertolongan dalam cerita Si Semut dan Merpati.
b) Amanat, yaitu pesan atau nasihat yang ingin disampaikan pengarang.
Misalnya, amanat dongeng Si Semut dan Merpati. Jika kita dengan tulus ikhlas
menolong, pasti akan ada petolongan untuk diri kita
c) Tokoh adalah pelaku dalam sebuah cerita. Tokoh dalam cerita dibedakan menjadi
tokoh utama dan tokoh tambahan. Tokoh utama adalah tokoh yang paling banyak
diceritakan. Tokoh tambahan adalah tokoh yang porsi penceritaannya lebih sedikit.
Misalnya, tokoh dongeng Si Semut dan Merpati adalah Si Semut.
d) Watak adalah karakter/sifat tokoh. Watak-watak tokoh dapat dikenali melalui
perkataan, perbuatan, pikiran, dan reaksi tokoh.
e) Latar adalah tempat dan waktu kejadian. Latar dibedakan menjadi latar tempat.
Misalnya di kantor, di sawah, dan di bukit; latar waktu, misalnya senja hari, siang
hari, zaman perang, dan musim hujan.
B. Jenis-Jenis Dongeng
a) Cerita fabel (binatang)
Fabel adalah cerita yang
menggambarkan watak dan budi
manusia yang pelakunya diperankan
binatang, berisi pendidikan moral
dan budi pekerti. Fabel juga
merupakan cerita fiksi berupa
dongeng yang menggambarkan budi
pekerti manusia yang diibaratkan
pada binatang. Tokoh utama fabel
Gambar 2. Contoh cerita fabel Kancil dan Buaya adalah hewan yang jinak dan hewan
Sumber: www.google.com yang liar

