Page 68 - eModulDLEAndriDomara
P. 68
1. Minyak transformator
Minyak transformator adalah minyak mineral dari hasil pemurnian minyak
mentah. Dalam pemakaiannya, minyak ini akan menimbulkan hidrokarbon
dikarenakan pengaruh panas dari rugi – rugi dalam transformator. Sebagian besar
dari transformator tenaga memiliki kumparan-kumparan yang intinya direndam
dalam minyak transformator, terutama pada transformator-transformator tenaga
yang berkapasitas besar, karena minyak transformator mempunyai sifat sebagai
media pemindah panas (disirkulasi) dan juga berfungsi pula sebagai isolasi
(memiliki daya tegangan tembus tinggi) sehingga berfungsi sebagai media
pendingin dan isolasi.
Selain berasal dari minyak mineral, minyak transformator dapat pula dibuat
dari bahan organic, misalnya: minyak trafo piranol, silikon. Minyak Transformator
harus memiliki teganan tembus yang tinggi jika ingin berfungsi sebagai Isolator
2. Minyak Silikon
Minyak Silikon ini lebih Unggul dari minyak Transformator namun
harganya Lebih mahal.. Tetapi mempunyai kelebihan antara lain sudut kerugian
dielektrik kecil, higroskopisitasnya dapat diabaikan dan resistivitas panasnya
relative tinggi. Massa jenis ±1 g/cm3, permitivitas relatifnya 2,5; tan 0,OOO2
PADA 1000Hz, titik nyala tidak kurang dari 145˚C, titik beku tidak lebih rendah
dari -60˚C.
c.Bahan Gas
Bahan Gas adalah bahan yang dapat menyesuaikan bentuk pada wadah dan
memenuhi wadah tersebut. Bahan Isolator gas diantaranya adalah Nitrogen, Hidrogen
dan Carbondioksida (CO2), dan lain-lain.
Berdasarkan kekuatan dielektrik,rugi-rugi dielektrik, stabilitas kimia,korosi, dll,
isolator gas dapat diklasifikasikan menjadi :
1. Gas sederhana, contohnya :
a. Udara
b. Nitrogen
c. Helium
d. Hidrogen ,
dan lain-lain
ANDRI DOMARA 16063054 50

