Page 13 - E-book Sejarah_Mega Malvina2_Flip2
P. 13

Modul Sejarah Indonesia Kelas XII KD  3.7 dan 4.7


                           sembilan bahan pokok di pasaran mulai menipis pada akhir tahun 1997. Akibatnya
                           harga-harga barang naik tidak terkendali dan hal itu berarti biaya hidup juga makin
                           tinggi.

                        3.  Krisis Hukum

                        Rekayasa-rekayasa yang dibangun pemerintahan Orde Baru tidak terbatas pada bidang
                    politik.  Dalam  bidang  hukumpun,  pemerintah  melakukan  intervensi.  Artinya,  kekuasaan
                    peradilan harus dilaksanakan untuk melayani kepentingan para penguasa dan bukan untuk
                    melayani  masyarakat  dengan  penuh  keadilan.  Bahkan,  hukum  sering  dijadikan  alat
                    pembenaran para penguasa. Kenyataan itu bertentangan dengan ketentuan pasa 24 UUD
                    1945 yang menyatakan bahwa kehakiman memiliki kekuasaan yang merdeka dan terlepas
                    dari kekuasaan pemerintah (eksekutif).
                        Krisis hukum pada masa Orde Baru juga tercermin dari berbagai praktik pelanggaran
                    HAM. Pelanggaran HAM tersebut seperti pemberlakuan Daerah Operasi Militer (DOM) di
                    Aceh, penumpasan Organisasi Papua Merdeka (OPM) di Papua, terjadinya kasus Marsinah,
                    dan penculikan aktivis mahasiswa reformasi. Kasus pelanggaran HAM antara lain berupa
                    pembunuhan, penculikan, penyiksaan, dan penghilangan secara paksa. Pelanggaran tersebut
                    merupakan  dampak  pendekatan  keamanan  yang  dilakukan  ABRI  dalam  menyelesaikan
                    masalah-masalah pembangunan.



















                    4.  Krisis Sosial


                       Krisis  politik,  hukum  dan  ekonomi  merupakan  penyebab  terjadinya  krisis  sosial.
                    Pelaksanaan  politik  yang  represif  dan  tidak  demokratis  menyebabkan  terjadinya  konflik
                    politik maupun konflik antar etnis dan agama. Semua itu berakhir pada meletusnya berbagai
                    kerusuhan di beberapa daerah, khususnya kerusuhan-kerusuhan anti-Cina di sejumlah kota
                    di Indonesia. Kelompok Cina/Tionghoa merupakan sasaran kemarahan masyarakat. Hal itu
                    karena  kelompok  Cina/Tionghoa  mendominasi  perekonomian  di  Indonesia.  Badai  krisis
                    ekonomi  makin  menjalar  dalam  bentuk  gejolak-gejolak  non-ekonomi..  Ketimpangan
                    perekonomian  Indonesia  memberikan  sumbangan  terbesar  terhadap  krisis  sosial.
                    Pengangguran,  persediaan  sembako  yang  terbatas,  tingginya  harga-harga  sembako,
                    rendahnya daya beli masyarakat merupakan faktor-faktor yang rentan terhadap krisis sosial.





                     @2020, Direktorat SMA, Direktorat Jenderal PAUD, DIKDAS dan DIKMEN                 8
   8   9   10   11   12   13   14   15   16   17   18