Page 50 - Salinan dari White And Navy Financial Report Cover Page
P. 50
B A H A N A J A R E L E K T R O N I K
BAHAN AJAR ELEKTRONIK
PENCEMARAN LINGKUNGAN
Pencemaran udara dapat disebabkan oleh berbagai kegiatan yang
menghasilkan polutan. Polutan tersebut di antaranya oksida sulfur (SOx),
karbon monoksida (CO), karbon dioksida (CO₂), klorin (Cl₂), oksida
nitrogen (NOx), hidrokarbon (CxHy), dan partikulat (Cahyono, 2017).
1. Oksida Sulfur (SOx)
Pencemaran oleh oksida sulfur disebabkan oleh dua komponen sulfur
berbentuk gas yang tidak berwarna, yaitu SO₂ dan SO3. Sulfur dioksida (SO₂)
mempunyai karakteristik bau yang tajam dan tidak mudah terbakar di udara.
Sedangkan sulfur trioksida (SO3) adalah komponen yang tidak reaktif. Sumber
pencemar oksida sulfur antara lain dari pembakaran arang atau kayu dan
proses-proses industri seperti pemurnian petroleum, industri asam sulfat, dan
industri peleburan baja.
2. Karbon Monoksida (CO)
Karbon monoksida (CO) adalah senyawa tidak berbau, tidak berasa,
dan pada suhu udara normal berbentuk gas yang tidak berwarna. Gas
karbon monoksida (CO) adalah hasil pembakaran tidak sempurna dari
mesin mobil dan mesin bakar lainnya.
3. Karbon Dioksida (CO₂)
Karbon dioksida (CO₂) dalam jumlah normal tidak bersifat polutan.
Kandungan CO₂ di udara dapat berlebihan akibat penggundulan hutan atau
pembakaran minyak bumi.
4. Klorin (Cl₂)
Gas klorin atau Cl₂ adalah gas berwarna hijau dengan bau sangat
menyengat. Gas klorin sangat terkenal sebagai gas beracun. Klorin dihasilkan
oleh industri yang melakukan klorisasi, seperti industri plastik, industri kertas,
pabrik pencucian atau tekstil, serta disinfektan untuk air minum dan kolam
renang. Freon atau CFC yang sering digunakan dalam alat pendingin yaitu AC
juga mengandung Cl₂.
31
Terintegrasi Etno-STEM | Fisika SMA/MA Kelas X Fase E