Page 381 - Artikel Prosiding SEMNAS PGSD UMC 2022
P. 381
Analisis Dampak Kurikulum Merdeka Belajar Yang Diterapkan di Sekolah Dasar
1
3
2
Fine Heliyani , Parida Dwi Astuti , Prabawati Nurhabibah
Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Cirebon 1,2,3
e-mail: fineheliyani7@gmail.com, paridadwi518@gmail.com, prabawati@umc.ac.id
Abstract
The Independent Learning Curriculum is a concept created so that students can explore their respective
interests and talents. In implementing the Independent Learning curriculum in elementary schools, there are
many positive and negative impacts received from the teachers and students. Changes in curriculum also
create a lot of debate between parties. There are some opinions stating that curriculum changes make
student learning not reach the maximum word. Because each applied curriculum has not been able to
produce maximum learning and then it is replaced with a new curriculum. So that it makes students feel
confused with the learning curriculum they receive. Not only students, teachers must also be able to balance
every curriculum change so that students are not confused when implementing the learning they apply. This
study aims to analyze the impact of the Merdeka Learning curriculum applied in elementary schools so that
by analyzing it can be seen the impact received from the Merdeka Learning curriculum whether it has been
well received or not by students. The study used a qualitative descriptive method. Qualitative descriptive
research is research that utilizes qualitative data and is described descriptively. Sources of data in this
analysis are youtube videos and several books supporting research.
Keywords: Independent Learning Curriculum, Students, Elementary School
Abstrak
Kurikulum Merdeka Belajar adalah konsep yang dibuat agar murid bisa mendalami minat dan bakatnya
masing-masing. Dalam penerapan kurikulum Merdeka Belajar di sekolah dasar terdapat banyak dampak
positif dan negatif yang diterima dari pihak guru dan murid. Pergantian kurikulum juga menjadikan banyak
perdebatan antara pihak. Ada beberapa pendapat menyatakan bahwa pergantian kurikulum membuat
pembelajaran murid belum mencapai kata maksimal. Karena setiap kurikulum yang diterapkan belum bisa
menghasilkan pembelajaran yang maksimal lalu diganti dengan kurikulum yang baru. Sehingga membuat
murid merasa bingung dengan kurikulum pembelajaran yang diterimanya. Tidak hanya murid guru juga
harus bisa menyeimbangkan setiap pergantian kurikulum agar murid tidak bingung saat pelaksanaan
pembelajaran yang diterapkan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak kurikulum Merdeka
Belajar yang diterapkan di sekolah dasar sehingga dengan menganalisis bisa menjadi tau dampak yang
diterima dari kurikulum Merdeka Belajar apakah sudah bisa diterima dengan baik atau belum oleh murid.
Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif. Penelitian deskriptif kualitatif merupakan penelitian
yang memanfaatkan data kualitatif dan dijabarkan secara deskriptif. Sumber data dalam analisis ini yaitu
video youtube dan beberapa buku penunjang penelitian.
Kata kunci : Kurikulum Merdeka Belajar, Murid, Sekolah Dasar
A. PENDAHULUAN
Seiring dengan perkembangan zaman pada saat ini pendidikan merupakan hal yang sangat
penting dalam perkembangan dan kemajuan suatu negara. Pendidikan merupakan suatu aspek yang
berperan dalam mengembangkan sumber daya manusia yang cerdas melalui peningkatan,
pemerataan dan perluasan akses layanan pendidikan yang berkualitas serta kesesuaian dalam
memanfaatkan perkembangan teknologi sehingga dapat menghasilkan sistem pendidikan berdaya
saing global yang memiliki keterampilan kolaborasi, komunikasi, berpikir kritis dan kreatif
(suhartono (2021). Dalam undang undang Sisdiknas Nomor 20 tahun 2003 menyatakan bahwa
pendidikan adalah usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses
pembelajaran peserta didik dapat meningkatkan dan mengembangkan potensi diri dalam segi
agama dan spiritual, pengendalian diri, kecerdasan, kepribadian serta keterampilan yang dia
butuhkan dalam hidup bermasyarakat. pendidikan sangat penting bagi kehidupan manusia, untuk
mempersiapkan mereka agar bisa hidup dan berkontribusi bagi masyarakat serta lingkungannya.
Dalam pendidikan di seluruh dunia maka tidak akan pernah lepas dari kurikulum yang telah
ditetapkan oleh setiap Negara. Kurikulum adalah perangkat mata pelajaran dan program pendidikan
yang diberikan oleh suatu Lembaga penyelenggara pendidikan dalam satu periode atau jenjang
372

