Page 40 - BUKU PANDUAN TANWIR 2 NA
P. 40
Jejak keanekaragaman budaya tersebut bisa disaksikan di
berbagai sudut Kota Palembang. Di Pulau Kemaro misalnya,
terdapat jejak berupa Pagoda yang identik dengan
kebudayaan dari China, lalu Kampung Arab yang konon
mereka yang tinggal di sana adalah keturunan Rasulullah
SAW.
Ciri khas Palembang terdapat pada landmark terkenal
yang membentang di atas Sungai Musi untuk
menghubungkan kawasan Ulu dan Ilir. Jembatan yang
dinamai Jembatan Ampera oleh Ir. Soekarno ini merupakan
salah satu masterpiece dari kota Palembang. Palembang
adalah Jembatan Ampera dan Jembatan Ampera adalah
Palembang. Sayangnya, jembatan ini sudah tidak berfungsi
secara sempurna karena sistem mekanis yang bisa menaik-
turunkan jembatan saat kapal lewat sudah tidak bisa
berfungsi sehingga jembatan menjadi statis seperti
sekarang. Namun hal ini tak mengurangi kemegahan
Jembatan Ampera, apalagi di saat malam tiba, jembatan ini
akan terang benderang dengan kerlip lampu yang
menghiasi badan jembatan.
Empek-empek, siapa yang belum pernah dengar?
Palembang adalah surga makanan ini. Berbagai macam
empek-empek tersedia di palembang, mulai dari yang
murah sampai yang mahal, tinggal pilih mau yang mana.
Ada berbagai varian yang bisa menggugah selera. Empek-
empek di palembang memiliki kekhasan yang berbeda
dengan empek-empek yang dijual di kota lain walaupun
memakai embel-embel Palembang. Adonannya, campuran
daging, dan kuahnya sangat berbeda dibanding empek-
empek lainnya. Kuat dan memberikan kekuatan berupa
kekhasan rasa yang tidak akan bisa dilupakan.
Panduan Tanwir II Nasyiatul Aisyiyah 36

