Page 18 - EBOOK NEW
P. 18
Tahap kedua dari pertumbuhan dan perkembangan tumbuhan yaitu
proses perkecambahan biji. Perkecambahan biji adalah saat biji mulai
tumbuh menjadi bibit atau tunas. Bibit ini akan tumbuh keluar dari tanah
atau dari tempat biji ditanam, biasanya diikuti dengan munculnya akar
dan batang pertama. Perkecambahan dapat terjadi apabila kandungan air
dalam biji semakin tinggi karena masuknya air ke dalam biji melalui
proses imbibisi. Imbibisi merupakan proses penyerapan air oleh biji yang
kering, yang menyebabkan biji membengkak dan memulai
perkecambahan. Apabila proses imbibisi sudah optimal, dimulailah
perkecambahan.
Berdasarkan letak kotiledonnya, terdapat dua jenis perkecambahan
yaitu perkecambahan epigeal dan perkecambahan hipogeal.
Perkecambahan epigeal merupakan jenis perkecambahan yang ditandai
dengan terangkatnya kotiledon biji ke atas permukaan tanah (Gambar 5.).
Hipokotil (bagian batang di bawah kotiledon) memanjang lebih cepat
dibanding epikotil (bagian batang di atas kotiledon). Terangkatnya
kotiledon ini karena di masa awal pertumbuhan embrio bagian hipokotil
tumbuh lebih panjang daripada epikotil. Contoh biji yang mengalami
perkecambahan epigeal
adalah biji kacang
merah, kacang hijau,
dan biji kacang kapri.
Gambar 5. Tipe Perkecambahan Epigeal
Sumber: https://bit.ly/TipePerkecambahanEpigealdanHipogeal
7 E-BOOK PERTUMBUHAN DAN PERKEMBANGAN TUMBUHAN