Page 33 - MUHAMMAD TRI LAKSONO_2000008040_Kelas A
P. 33

BAB III KESIMPULAN


                        Keanekaragaman  hayati atau biodiversitas (biodiversity)  adalah  suatu


                  istilah  pembahasan  yang  mencakup  semua  bentuk  kehidupan,  yang  secara

                  ilmiah dapat dikelompokkan menurut skala organisasi biologisnya, yaitu gen,


                  spesies tumbuhan,  hewan,  dan mikroorganisme serta ekosistem dan  proses-

                  proses ekologi dimana bentuk kehidupan ini merupakan bagiannya. Dapat juga

                  diartikan sebagai kondisi keanekaragaman bentuk kehidupan dalam ekosistem


                  atau bioma tertentu.  Keanekaragaman  hayati  seringkali  digunakan  sebagai

                  ukuran kesehatan sistem biologis.


                        Keanekaragaman  genetik adalah  faktor  pengatur  sifat  yang  terdapat

                  dalam  sel  makhluk  hidup.  Gen  diwariskan  orang  tua  (induk)  pada


                  keturunannya. Keanekaragaman jenis (spesies) adalah Keanekaragaman hayati

                  yang dapat ditunjukkan dengan adanya beraneka macam jenis mahluk hidup

                  baik  yang  termasuk  kelompok  hewan,  tumbuhan  dan  mikroba.


                  Keanekaragaman  ekosistem  adalah Keanekaragaman  tingkat  ini  dapat

                  ditunjukkan dengan adanya variasi dari ekosistem di biosfir.


                        Adapun  peran  keanekaragaman  hayati  di  kehidupan  sehari-hari

                  contohnya : pangan, kesehatan, jasa ekosistem, dan sumber daya terbarukan.


                  Usaha yang dilakukan untuk melestarikan keanekaragman hayati bisa saja dari

                  : perlindungan alam umum dan perlindungan alam dengan tujuan tertentu.






                                                                                          27
   28   29   30   31   32   33   34   35   36   37   38