Page 2 - Bansos
P. 2
KATA PENGANTAR
Dalam upaya perlindungan sosial, dan mendukung penanggulangan kemiskinan serta
meningkatkan kualitas hidup, maka Pemerintah melalui Kementerian Sosial memberikan skema
bantuan sosial kepada masyarakat miskin dan rentan. Berdasarkan Permensos Nomor 1 Tahun
2019 tentang Penyaluran Belanja Bantuan Sosial di Lingkungan Kementerian Sosial, Bantuan
Sosial adalah bantuan berupa uang, barang, atau jasa kepada seseorang, keluarga, kelompok
atau masyarakat miskin, tidak mampu, dan/atau rentan terhadap risiko sosial.
Bantuan Sosial sendiri terbagi menjadi beberapa jenis seperti Bantuan Subsidi Listrik,
Bantuan Subsidi LPG, Bantuan Pendidikan (Kartu Indonesia Pintar), Bantuan Sosial Tunai (BST),
Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) dan Program Keluarga Harapan (PKH). Dari semua jenis
bantuan sosial yang secara rutin diberikan kepada masyarakat, BPNT dan PKH merupakan
bantuan sosial “primadona” Kementerian Sosial. Pemerintah Indonesia telah melaksanakan
Program Keluarga Harapan (PKH) sejak tahun 2007 sebagai upaya memberi perlindungan sosial
bagi keluarga miskin, yang pada akhirnya bertujuan untuk mendukung upaya penanggulangan
kemiskinan nasional. Sementara itu dengan adanya program BPNT diharapkan akan mengurangi
beban pengeluaran keluarga miskin dalam hal makanan, sehingga dapat memastikan sebagian
kebutuhan dasar masyarakat miskin terpenuhi. Dalam buku pedoman ini, BPNT selanjutnya akan
disebut sebagai BSNT (Bantuan Sosial Non Tunai).
Kedua jenis bantuan ini perlu dipahami dengan jelas sehingga tidak menimbulkan
kebingungan dan kesalahpahaman dalam pelaksanaannya. Dengan adanya Pedoman
Pelaksanaan Program BSNT dan PKH ini diharapkan dapat dijadikan acuan dalam pelaksanaan
penyaluran bantuan dan sekaligus menjawab pertanyaan-pertanyaan mendasar yang
sering ditanyakan masyarakat terkait BSNT dan PKH.
Kami berterima kasih kepada Kementerian Sosial yang menyediakan panduan serta
perizinan untuk menyalin dan menyebarluaskan informasi ini untuk tujuan nonkormesial.
i

