Page 65 - E-MODUL STEM-PJBL UNSUR GOLONGAN HALOGEN
P. 65

terbentuk dari reaksi ini dapat ditentukan secara volumetri dengan menggunakan
                        standar natrium tiosulfat.



                                                   I2O5 + CO → 5CO2

                                            I2 + 2Na2S2O3 → 2NaI + Na2S4O6


                  2)    Senyawa oksida iodium yang lain adalah I2O4 dan I4O9 yang bersifat ionik dan
                                                         +
                                                                             3-
                                                                     3+
                                                               -
                        kemungkinan besar ada sebagai IO , IO3 , dan I (IO3)3 .

                     D          Senyawa Antar-Halogen dan Polihalida




                        Selain dapat membentuk senyawa dengan unsur-unsur lain, unsur-unsur halogen

                  dapat pula bergabung dengan sesamanya membentuk senyawa antar-halogen. Senyawa-
                  senyawa ini dapat dibedakan ke dalam empat kelompok senyawa, yaitu kelompok AX,

                  AX3, AX5 dan AX7.


                        Kelompok AX terdapat senyawa-senyawa CIF, BrF, BrCl. ICl, dan IBr, kelompok
                  AX3 meliputi CIF3, BrF3, dan IF3. Senyawa-senyawa BrF5 dan IF5 termasuk kelompok

                  senyawa AX5, sedangkan senyawa kelompok AX7 hanya satu yaitu IF7.


                        Senyawa  antar-halogen  dapat  dibuat  melalui  kombinasi  langsung  atau  dengan
                  menambahkan suatu halogen kepada senyawa antara halogen yang lebih rendah. Hasil

                  reaksi yang akan diperoleh sangat bergantung pada kondisi reaksinya, misalnya:

                                                              200°C
                                        Cl2 + F2                            2CIF

                                                              300°C
                                        Cl2 + 3F2                           2CIF3

                                                     I2 + Cl2 → 2ICl



                                                    I2 + 3Cl2 → 2ICl3

                                                    Br2 + 3F2 → 2BrF3


                                                    Br2 + 5F2 → 2BrF5








                                                           53
   60   61   62   63   64   65   66   67   68   69   70