Page 121 - BISMILLAH E-MODUL KELAS VII FASE D
P. 121
109
a. Data primer adalah data yang diperoleh secara langsung dari sumber utamanya.
Contoh: data mengenai makanan kesukaan siswa kelas VII dengan melakukan
wawancara dari sumber data, data berat badan dengan melakukan pengamatan
pengukuran berat badan.
b. Data sekunder adalah data yang diperoleh secara tidak langsung (diperoleh dari pihak
lain). Contoh: data banyaknya sekolah di Kota Padang yang diperoleh dari Dinas
Pendidikan Kota Padang, dan data banyaknya kepala keluarga di setiap RT yang
diperoleh dari informasi di kelurahan setempat.
3. Cara Pengumpulan Data
Pengumpulan data dapat dilakukan dengan cara:
a. Observasi (pengamatan) adalah cara mengumpulkan data dengan mengamati obyek
atau kejadian. Contoh: data tinggi badan dan berat badan siswa dalam satu kelas.
b. Kuesioner (angket) adalah cara mengumpulkan data dengan mengirim daftar
pertanyaan kepada narasumber. Contoh: untuk mengumpulkan data tentang jenis mata
pelajaran yang disukai dan tidak disukai siswa kelas VII, Ananda dapat membuat
angket yang berisi pertanyaan-pertanyaan yang berkaitan dengan mata pelajaran di
kelas VII.
c. Wawancara (interview) adalah cara mengumpulkan data dengan mengajukan
pertanyaan secara langsung kepada narasumber. Contoh: data tentang minat dan bakat
siswa kelas VII, maka Ananda dapat melakukan wawancara langsung kepada siswa
kelas VII di sekolah tersebut.
4. Populasi dan Sampel
Dika sedang berliburan ke Bukittinggi. Di
perjalanan ia singgah ke sebuah kedai Kopi Kawa
Daun di daerah Koto Baru dan ia memesan 1 Kopi
Kawa Daun. Setelah pesanannya tersedia ia
kemudian mengaduk minuman tesebut dengan
sendok dan mencicipinya untuk mengetahui rasa
kopi tersebut. Jika rasanya enak maka Dika
menganggap satu mangkok kopi tersebut juga enak.
Nah, apa yang dilakukan Dika tersebut merupakan salah satu contoh penarikan sampel. Ia
mengambil satu sendok kopi untuk dicicipi dari satu mangkok kopi yang ada. Satu sendok kopi
merupakan sampelnya dan satu mangkok kopi adalah populasinya.