Page 42 - E-Booklet Proses Pengaturan Pada Tumbuhan
P. 42

GLOSARIUM



         Angiospermae           : kelompok tumbuhan berbiji (Spermatophyta) yang memiliki
                             ciri khas berupa biji yang terlindungi oleh buah.
         Bryophyta                 : salah  satu  divisi  tumbuhan  tidak  berpembuluh  (non-
                             vaskular) yang mencakup lumut.
         Gerak Nasti              :  gerakan bagian tumbuhan yang dipengaruhi oleh rangsangan
                             dari luar, namun arah geraknya tidak ditentukan oleh arah
                             datangnya rangsangan tersebut.
         Gerak Taksis             : gerakan  seluruh  atau  sebagian  bagian  tumbuhan  yang
                             arahnya dipengaruhi oleh sumber rangsangan dari luar.
         Gerak Tropisme        : gerakan  pertumbuhan  yang  arahnya  dipengaruhi  oleh  arah
                             datangnya rangsangan dari luar.
         Gymnospermae          : kelompok tumbuhan berbiji (Spermatophyta) yang memiliki
                             ciri  khas  berupa  biji  yang  tidak  terlindungi  oleh  buah,
                             sehingga disebut sebagai tumbuhan berbiji terbuka.
         Lentisel                     : pori-pori  kecil  yang  terdapat  pada  batang  dan  akar
                             tumbuhan, terutama pada tumbuhan berkayu.
         Meristem Apikal       : sekelompok  sel-sel  muda  yang  aktif  membelah  diri  dan
                             terletak di ujung akar dan ujung batang tumbuhan.
         Meristem Interkalar : jenis  jaringan  meristem  yang  terletak  di  antara  jaringan
                             dewasa pada tumbuhan.
         Meristem Lateral      : jenis  jaringan  meristem  yang  terletak  sejajar  dengan
                             permukaan organ tumbuhan, seperti batang dan akar.
         Nukleus                     : organel sel yang sangat penting dan sering disebut sebagai
                             "otak sel" atau inti sel.
         Pteridophyta             : dikenal sebagai tumbuhan paku atau paku-pakuan,
         Spermatophyta         : kelompok  tumbuhan  yang  memiliki  ciri  khas  berupa
                             kemampuan untuk menghasilkan biji sebagai alat reproduksi
                             generatif.
         Spora                        : sel   reproduksi   yang   berfungsi   sebagai   alat
                             perkembangbiakan.
         Stomata                    : struktur  kecil  berbentuk  pori  atau  lubang  yang  terdapat
                             pada permukaan daun dan batang tumbuhan, terutama pada
                             epidermis.
         Totipotensi               : kemampuan setiap sel tumbuhan untuk berkembang menjadi
                             individu baru yang lengkap, sama persis dengan induknya.
         Trikoma                    : struktur seperti rambut halus yang tumbuh pada permukaan
                             organ tumbuhan, seperti daun, batang, bunga, dan buah.
         Vakuola                     : organel  sel  yang  berbentuk  seperti  kantong  besar  dan
                             berisi cairan.

      35
   37   38   39   40   41   42   43   44   45