Page 217 - Kewirausahaan - Mashur Razak
P. 217

Etika Dalam Berwirausaha                                   205




                    Ada empat posisi yang dapat diadopsi organisasi
               berkaitan dengan kewajibannya terhadap masyarakat
               berada di antara suatu kontinum yang berkisar dari tingkat
               terendah hingga tingkat tertinggi dari praktik sosial yang
               bertanggung jawab.
               1.  Posisi Penghalang
                       Sejumlah  organisasi yang mengambil posisi
                   sebagai  penghalang  (obstructionist stance) terhadap
                   tanggung  jawab  sosial biasanya melakukan  sesedikit
                   mungkin usaha untuk memecahkan  masalah sosial
                   atau lingkungan. Ketika mereka menyeberangi garis
                   etika atau legal yang memisahkan praktik yang dapat
                   diterima dan tidak dapat diterima, respons  mereka
                   adalah menyangkal atau menghindar untuk menerima
                   tanggung jawab atas tindakan mereka.
                       Adapun yang dimaksud dengan posisi penghalang
                   (obstructionist stance) adalah suatu pendekatan terhadap
                   tanggung jawab sosial di mana perusahaan melakukan
                   sesedikit mungkin usaha untuk memecahkan masalah
                   sosial  atau lingkungan.  Organisasi dapat mengambil
                   sejumlah pendekatan yang berbeda  untuk  menjawab
                   masalah tanggung jawab sosial.
               2.  Posisi Defensif
                       Satu langkah dari posisi penghalang adalah posisi
                   defensif (defensive stance) adalah suatu posisi tanggung
                   jawab sosial di  mana  organisasi  melakukan semua
                   yang perlu dilakukannya menurut hukum tetapi
                   tidak lebih dari itu. Pendekatan ini paling konsisten
                   dengan argumentasi-argumentasi yang digunakan
                   untuk menentang tanggung jawab sosial  yang telah
                   disebutkan  sebelumnya. Manajer di organisasi yang
                   mengambil posisi defensif bersikeras bahwa pekerjaan
                   mereka adalah untuk menghasilkan laba.
   212   213   214   215   216   217   218   219   220   221   222