Page 29 - E-MODUL MITA
P. 29

berikut: 1) untuk mengukur, menentukan dan mengetahui permukaan tanah tiga

                           dimensi,  2)  Untuk  mengumpulkan  data  dan  menafsirkan  kondisi  permukaan
                           tanah, 3) Menggunakan informasi untuk perencanaan, 4) Untuk melaksanakan

                           pembangunan, 5) Untuk melakukan penelitian dan pengembangan dalam bidang

                           ilmu ukur tanah.
                                  Kegiatan  survey  dan  pemetaan  pada  dasarnya  terdiri  atas  tiga  bagian

                           besar, yaitu pengukuran kerangka dasar vertikan (KDV), pengukuran kerangka
                           dasar horizontal (KDH), dan pengukuran titik-titik detail.

                                  Ilmu ukuran tanah adalah suatu cabang dari ilmu Geodesi yang khusus

                           mempelajari  sebagian  keil  dari  permukaan  bumi  dengan  cara  melakukan
                           pengukuran guna mendapat hasil akhir sebuah peta. Pengelompokan pengukuran

                           dalam  kategori  cakupan  elemen  alam  adalah  pengukuran  daratan  (land
                           surveying),  pengukuran  perairan  (marine  or  hydrographic  surveying),  dan

                           pengukuran astronomi (astronomical surveying). Pengelompokan pengukuran
                           dalam kategori cakupan area pengukuran terbagi menjadi pengukuran area kecil

                           dan pengukuran area besar.

                                  Peta adalah gambar rupa muka bumi pada suatu lembar kertas dengan
                           ukuran lebih kecil. Skala peta merupakan perbandingan jarak antara dua titik di

                           peta dengan jarak yang bersangkutan di permukaan bumi (jarak mendatar).
                                  Satuan ukuran yang digunakan pada pengukuran survey dan pemetaan

                           adalah sebagai berikut:
                           1.  Jarak/ Panjang dan Tinggi (d, L, H)

                             Satuan panjang yang digunakan adalah satuan metrik (m) dan satuan britis.

                           2.  Luas (A, L, S)
                                                                                2
                             Ukuran luas yang diguankan adalah meter persegi (m )dan untuk daerah yang
                             relative besar digunakan hektar atau sering juga kilometer persegi.
                                                                                       2
                                                          2
                                                                   2
                                                                6
                             Contoh: 1 ha = 100 are, 1 km   = 10 m , dan 1 are = 100 m .
                           3.  Satuan Isi/ Volume
                             Sataun  isi/volume  galian  dan  timbunan menggunakan  satuan  meter  kubik
                                                                3
                                                                      3
                                3
                                                 3
                             (m ). Contoh: 1 yard  = 0,764555 m , 1 in = 16,38706 cm 3

                       MODUL DASAR-DASAR SURVEY DAN PEMETAAN
                                                                                                   22
                       BY. MITA DWI PUTRI
   24   25   26   27   28   29   30   31   32   33   34