Page 104 - BUKU SOSIOLOGI KELAS XII CPE_Neat
P. 104

Faktor Kultural





          Kebudayaan itu pada prinsipnya dapat dibedakan ke dalam dua

       kelompok besar, yaitu: kebudayaan material; dan budaya
       imaterial. Menurut Ogburn, kebudayaan merupakan salah satu

       aspek yang amat besar kontribusinya dalam memicu perubahan di

       tengah-tengah masyarakat.


          Lebih jauh Ogburn menegaskan, unsur kebudayaan material

       lebih cepat berkembang dibandingkan unsur budaya imaterial.

       Unsur kebudayaan material dan kebudayaan imaterial yang
       seharus        mengalami           perkembangan              sejajar,      tetapi      dalam

       kenyataannya kebudayaan material mengalami perkembangan

       lebih cepat dan cenderung meninggalkan unsur imaterial.
       Realitas demikianlah yang dia sebut sebagai “ketertiggalan

       budaya” (cultural lag).


          Namun perubahan yang berpangkal pada aspek budaya

       imaterial (terutama berkaitan dengan ide dan pemikiran),

       biasanya akan memicu perubahan sosial pada paparan yang lebih
       luas. Beranjak dari alur pikir seperti itu, akhirnya para sosiolog

       dan juga antropolog cenderung sependapat: perubahan budaya

       akan berpengaruh pada perubahan sosial.                              Bahkan ada yang
       sampai pada konklusi, bahwa setiap perubahan sosial yang terjadi

       dalam masyarakat selalu diawali oleh perubahan budaya,

       terutama budaya imaterial. Di pihak lain, perubahan dalam aspek

       kebudayaan material seperti model pakaian, hampir dapat
       dipastikan tidak akan mendorong terjadinya perubahan sosial.














                                       SOSIOLOGI XII Suplemen Pendidikan Pemilih                  98
   99   100   101   102   103   104   105   106   107   108   109