Page 129 - BUKU SOSIOLOGI KELAS XII CPE_Neat
P. 129

Kearifan        lokal      yang      hidup       dan      menghidupi          masyarakat

        multikultural di Indonesia mudah ditemui dalam bentuk tarian,

        nyanyian, pepatah, petuah, ataupun semboyan kuno yang melekat
        pada keseharian. Kearifan lokal sering dikenal sebagai pengetahuan

        setempat (indigenous or local knowledge) atau kecerdasan setempat
        (local genius) yang menjadi dasar identitas kebudayaan (Nasruddin,

        2011). Kearifan lokal biasanya tercermin juga pada kebiasaan-
        kebiasaan hidup masyarakat yang telah berlangsung lama maupun

        nilai-nilai yang berlaku di kelompok masyarakat (komunitas)

        bersangkutan. Nilai-nilai tersebut umumnya dijadikan pegangan,
        bahkan bagian hidup yang tidak terpisahkan, hingga dapat diamati
        melalui sikap dan perilaku sehari-hari. Robert Sibarani (2012)

        menambahkan bahwa terdapat sejumlah unsur kearifan lokal sebagai

        berikut.


        a. Pengetahuan lokal, yang bertautan dengan data dan informasi
             mengenai karakter keunikan lokal serta pengetahuan dan

             pengalaman masyarakat dalam menghadapi beragam masalah
             maupun tantangan terkait pemenuhan kebutuhannya.



        b. Budaya lokal, mengacu pada unsur-unsur kebudayaan yang telah
             terbentuk hingga menjadi tradisi lokal. Unsur budaya tersebut

             meliputi sistem nilai, tradisi, bahasa, teknologi, nilai, norma, dan
             sebagainya.


        c. Keterampilan lokal, berkaitan dengan keahlian dan kemampuan

             masyarakat setempat untuk menerapkan serta memanfaatkan
             pengetahuan lokal yang dimilikinya.


        d. Sumber daya lokal, berhubungan dengan ketersediaan akses,

             potensi, dan sumber daya lokal yang unik. Diyakini bahwa setiap
             masyarakat memiliki perbedaan ketersediaan sumber daya lokal.



        e. Proses Sosial Lokal, merujuk pada bagaimana masyarakat
             setempat .melaksanakan fungsi-fungsinya, sistem tindakan sosial

             yang berlaku, tata hubungan sosial antaranggota masyarakat, dan
             pengendalian sosial yang diterapkan.

                                       SOSIOLOGI XII Suplemen Pendidikan Pemilih                 123
   124   125   126   127   128   129   130   131   132   133   134