Page 62 - BUKU SOSIOLOGI KELAS XII CPE_Neat
P. 62

G. PERUBAHAN SOSIAL DAN KEHIDUPAN DEMOKRATIS



       Perkembangan teknologi informasi setidaknya mempengaruhi
       kehidupan sosial dan budaya dalam masyarakat. Salah satunya

       dalam          kehidupan           berbangsa           dan        bernegara.          Dalam
       penyelenggaran Pemilu di Indonesia kelompok pemilih pemula
       memegang peranan yang sangat penting (Ananda & Gistituati,

       2020). Pemilih pemula merupakan pemilih dalam pemilihan
       umum yang dapat dikategorikan usia muda. Pemilih Pemula

       adalah warga negara yang berdasarkan ketentuan perundang-
       undangan sudah memenuhi persyaratan untuk memilih untuk

       pertama kalinya dalam suatu pemilihan umum (Novianty &
       Octavia, 2018).


       Pemilih pemula dimaksud tidak lain adalah mereka yang berada
       pada usia 17 sampai dengan 22 tahun; dan/ atau mereka yang

       sudah menikah meski usianya belum mencapai angka 17 tahun
       (Indah Sari et al., 2016). Kelompok usia ini jika kita merujuk

       kepada pendapat (Prensky, 2001b) biasa disebut sebagai digital
       native (Generasi Y dan Z). Pemilih dalam kelompok usia ini

       merupakan jumlah yang sangat dominan dalam daftar pemilih
       tetap pada pemilu 2019 yaitu berjumlah sebanyak 17.501.278
       atau setara dengan 9,1 %.


       Besarnya jumlah pemilih pemula menjadikan posisinya signfikan

       dalam peta kontestasi perebutan suara oleh partai politik dan
       kandidat (Putri & Mubarak, 2020). Keadaan ini membuat setiap

       kali perhelatan pemilu digelar, partai politik dan para kandidatnya
       menjadikan pemilih pemula ini sebagai salah satu sasaran bidik
       yang penting dalam sosialisasi dan kampanye (Astuti, 2019).

       Pemilih pemula adalah pemilih generasi baru dalam pemilu.
       Pemilih yang baru pertama kali mengikuti proses pemilihan

       umum (Wood et al., 2018) Kebanyakan dari mereka berasal dari
       siswa sekolah menengah atas (SMA). Pemilih pemula menjadikan

       media social sebagai reference dalam menjalankan aktivitasnya
       sehari- hari termasuk mendapatkan reference politik (Komariah &

       Kartini, 2019).
                                                                                                 56
                                       SOSIOLOGI XII Suplemen Pendidikan Pemilih
   57   58   59   60   61   62   63   64   65   66   67