Page 82 - BUKU SOSIOLOGI KELAS XII CPE_Neat
P. 82
E. SIKAP KOMUNITAS LOKAL TERHADAP GLOBALISASI
Globalisasi merupakan proses perubahan yang tidak dapat
dihindarkan. Perubahan-perubahan karena globalisasi harus
dihadapi. Ancaman-ancaman dari globalisasi diubah menjadi
tantangan untuk menghadapinya. Kebudayaan global yang
mengancam ideologi dan karakter bangsa dapat ditangkal dengan
upaya-upaya mengokohkan rasa nasionalisme dan penguatan
karakter para anak bangsa yang antara lain dapat ditempuh melalui
pendidikan. Menggali kearifan lokal sebagai basis pembangunan
dan pemberdayaan masyarakat pun merupakan cara atau strategi
menghadapi pengaruh pengaruh negatif dari globalisasi. Berbagai
permasalahan yang ditimbulkan oleh globalisasi memerlukan
respom tertentu sehingga hal tesebut justru dapat menumbuhkan
peluang untuk peningkatan kemakmuran, kesejahteraan, dan
kelangsungan hidup masyarakat bangsa. Ada beberapa cara dalam
menghadapi pengaruh negative dari Globaliasasi diantaranya:
1. Sikap Selektif terhadap Globalisasi
Fenomena globalisasi sudah melanda di segala penjuru dunia,
tidak terkecuali Indonesia. Efek globalisasi ini begitu luas dengan
didukung teknologi komunikasi dan transportasi yang canggih.
Manusia lebih mudah berinteraksi dengan orang lain, lebih cepat
berhubungan dengan orang lain. dan meningkatkan efisiensi hidup
mereka. Oleh karena itu, kita tidak bisa memungkiri bahwa
globalisasi ini telah membawa pengaruh bagi Indonesia. Dalam
menanggapi globalisasi ini, muncul kelompok pro atau mendukung
globalisasi dan kelompok yang anti globalisasi. Kelompok pro
globalisasi menganggap bahwa globalisasi akan membawa
kesejahteraan dan kemakmuran ekonomi masyarakat dunia.
Sedangkan kelompok anti globalisasi adalah kelompok yang
menentang perjanjian dagang global dan lembaga-lembaga yang
mengatur perdagangan antarnegara (Herimanto, 2012).
SOSIOLOGI XII Suplemen Pendidikan Pemilih 76

