Page 23 - gabungan
P. 23
Membuat Miniatur Siklus Air Sederhana
Tujuan: Untuk mengetahui proses terjadinya siklus air
Alat dan bahan:
1. Kardus bekas, kapas, pewarna makanan, lem, tanah liat
2. Gunting, pisau kecil, tali kawat
Langkah kerja:
1. Potong kardus di bagian depan dan sampingnya. Sehingga sisi kardus
yang utuh terlihat persis seperti huruf L.
2. Buat miniatur gunung kecil dari tanah
liat dan letakkan pada kardus.
3. Di bawah gunung, buat miniatur danau
kecil menggunakan pewarna biru
sebagai polanya dan juga untuk laut.
4. Pasang kawat pada dinding kardus
untuk meletakkan kapas dan bentuk
awan. Buat juga matahari tiruan.
5. Tambahkan keterangan pada setiap bagian untuk menjelaskan evaporasi,
kondensasi, dan presipitasi.
Lakukanlah kegiatan ini dengan tiga orang teman lainnya sesuai dengan
pembagian kelompok oleh guru.
1. Siklus air merupakan sirkulasi atau perputaran air secara terus-
menerus dari bumi ke atmosfer, lalu kembali ke bumi.
2. Proses terjadinya siklus air yaitu air di laut, sungai, dan danau
menguap akibat panas dari sinar matahari, proses penguapan ini
disebut evaporasi. Uap air dari permukaan bumi naik dan berkumpul
di udara, udara tidak dapat lagi menampung uap air (jenuh). Proses
ini disebut presipitasi (pengendapan). Ketika suhu udara turun, uap
air akan berubah menjadi titik-titik air. Titik-titik air ini membentuk
awan. Proses ini disebut kondensasi (pengembunan).
3. Siklus air dibedakan menjadi siklus pendek, sedang, dan panjang.
Foto atau video dari hasil pengerjaan
tugas dalam pembelajaran 2 dapat
dikirim secara online pada link di samping