Page 15 - E-Modul Family Poaceae di Desa Padurenan
P. 15
Beberapa
Contoh dari Family Poaceae
Jagung merupakan tanaman herba semusim dengan batang
yang cukup besar, kokoh, dan beruas-ruas. Tinggi batangnya
dapat mencapai 2-3 meter. Daunnya memanjang dengan pelepah
terbuka yang melingkari batang. Helai daunnya memiliki
bentuk memanjang dengan ujung runcing dan pangkal
membulat. Bunga jagung terpisah, dengan bunga jantan
tersusun dalam rangkaian bulir yang bentuknya seperti tongkol
di ujung batang. Bunga betina tersusun dalam tongkol yang
keluar dari ketiak daun. Setiap bunga terdiri dari 3 benang sari
(bunga jantan) dan 1 putik dengan 1 kepala putik bercabang 3
Jagung (bunga betina). Buahnya berupa bulir jagung yang terbungkus
Zea mays L. dalam kelobot. Bijinya berbentuk bulat lonjong hingga
menggelembung ketika masak.
Tebu merupakan rumput berumpun besar dengan
batang bulat berongga dan beruas-ruas. Tinggi
batangnya dapat mencapai 3-6 meter. Daun tebu
berbentuk memanjang dengan pelepah terbuka yang
melingkari batang. Bunga tebu tersusun dalam
rangkaian berbentuk malai lebat yang muncul di ujung
batang. Setiap rangkaian bunga terdiri dari bulir-bulir
kecil dengan bunga yang tidak lengkap dan tidak
berwarna mencolok. Buahnya berbentuk bulir kecil Tebu
(kariopsis), namun jarang terbentuk karena tebu Saccharum officinarum L.
umumnya diperbanyak secara vegetatif dengan
menggunakan bagian batang (stek).
Bambu merupakan rumput besar berbentuk perdu atau
semak yang tumbuh berumpun. Batangnya bulat berongga,
beruas-ruas dan dapat bercabang. Daun bambu tunggal,
memanjang dengan pelepah yang melingkari batang. Bunga
bambu tersusun dalam rangkaian bulir yang terkumpul
dalam karangan di ujung cabang. Bunga bambu kecil dan
buahnya berbentuk bulir kecil (kariopsis) dengan kulit buah
yang keras dan mengering ketika masak. Bambu jarang
berbuah karena umumnya diperbanyak secara vegetatif
Bambu
Bambusa vulgaris dengan cara pembibitan rimpangnya.
Schrad. ex JCWendl.
15

