Page 53 - C:\Users\ASUS\Documents\Flip PDF Professional\publis percobaan\
P. 53

Tema 1 Subtema 3







                              Nilai-Nilai Pancasila dalam Kehidupan

                                                   Sehari-Hari


                     Pancasila  pertama  kali  diperkenalkan  oleh  Ir.  Soekarno  sebagai  dasar

                 negara  dalam  Sidang  Dokuritsu  Junbi  Cosakai  atau  Badan  Penyelidik  Usaha

                Persiapan Kemerdekaan (BPUPKI) pada tanggal 1 Juni 1945. Pancasila berasal

                dari  bahasa  Sansakerta  yang  terdiri  dari  dua  suku  kata  yaitu  “Panca”  artinya

                 lima, dan “Sila” artinya prinsip. Jadi Pancasila adalah satu kesatuan dari lima

                prinsip. Berikut bunyi sila-sila Pancasila yaitu:


                1. Ketuhanan yang Maha Esa.

                2. Kemanusiaan yang adil dan beradab.

                3. Persatuan Indonesia.

                4. Kerakyatan      yang      dipimpin      oleh    hikmat      kebijaksanaan       dalam

                  permusyawaratan perwakilan.

                5. Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.


                     Pancasila  diumpamakan  sebagai  satu  paket  lengkap  yang  menopang

                Negara Kesatuan Republik Indonesia. Pancasila merupakan satu kesatuan yang


                bulat  dan  utuh  dari  kelima  silanya.  Setiap  sila  yang  membentuk  Pancasila
                merupakan unsur yang mutlak yang membentuk kesatuan, tidak dapat ditambah


                dan  dikurangi,  dan  bukan  merupakan  unsur  pelengkap.  Artinya  satu  sila
                menjiwai dan dijiwai oleh sila-sila yang lain. Sila Pertama menjiwai sila kedua,


                ketiga, keempat, dan kelima, dan demikian seterusnya. Misalnya, meskipun Sila

                Ketuhanan Yang Maha Esa merupakan sila yang berkaitan dengan Tuhan, tetapi

                tidak berarti sila-sila yang lain hanya sebagai pelengkap saja.
















                                                                                       Pembelajaran 3
   48   49   50   51   52   53   54   55   56   57   58