Page 18 - MUTIARA HIKMAH AKHIRAT 2
P. 18
Mutiara Hikmah
Kehidupan Akhirat 2
sempit, dan orang-orang yang menahan amarahnya dan memaafkan (kesalahan)
orang. Allah menyukai orang-orang yang berbuat kebajikan. (Al Qur’an surat (03) Ali
’Imran ayat 133-134)
Dan didekatkanlah surga itu kepada orang-orang yang bertakwa pada tempat
yang tiada jauh (dari mereka). (Al Qur’an surat (50) Qaaf ayat 31)
Sesungguhnya orang-orang yang bertakwa berada di dalam taman-taman
(surga) dan di mata air-mata air, (Al Qur’an surat (51) Adz Dzaariyat ayat 15)
Sesungguhnya orang-orang yang bertakwa berada dalam surga dan keni`matan,
(Al Qur’an surat (52) Ath Thuur ayat 17)
dan (di hari itu) didekatkanlah surga kepada orang-orang yang bertakwa,
(Al Qur’an surat (26) Asy Syu’araa’ ayat 90)
Tahap ke 8.
Hari kiamat adalah proses kebangkitan hidup kembali di bumi sesuai dengan
keputusan vonis Allah terhadap amal perbuatannya masing-masing
Kemudian, sesungguhnya kamu sekalian akan dibangkitkan (dari kuburmu) di hari
kiamat. (Al Qur’an surat (23) Al Mu’minuun ayat 16)
dan sesungguhnya hari kiamat itu pastilah datang, tak ada keraguan padanya; dan
bahwasanya Allah membangkitkan semua orang di dalam kubur. (Al Qur’an surat
(22) Al Hajj 7)
kemudian Dia mengembalikan kamu ke dalam tanah dan mengeluarkan kamu
(daripadanya pada hari kiamat) dengan sebenar-benarnya. (Al Qur’an surat (71)
Nuh ayat 18)
Dan hanya kepunyaan Allah kerajaan langit dan bumi. Dan pada hari terjadinya
kebangkitan, akan rugilah pada hari itu orang-orang yang mengerjakan
kebathilan. (Al Qur’an surat (45) Al Jaatyiyah ayat 27)
Allah berfirman: "Di bumi itu kamu hidup dan di bumi itu kamu mati, dan dari
bumi itu (pula) kamu akan dibangkitkan. (Al Qur’an surat (07) Al A’raaf ayat 25)
Kesejahteraan atas dirinya pada hari ia dilahirkan, dan pada hari ia meninggal dan
pada hari ia dibangkitkan hidup kembali. (Al Qur’an surat (19) Maryam ayat 15)
Dan kesejahteraan semoga dilimpahkan kepadaku, pada hari aku dilahirkan,
pada hari aku meninggal dan pada hari aku dibangkitkan hidup kembali". (Al Qur’an
surat (19) Maryam ayat 33)
Dan Dialah yang meniupkan angin sebagai pembawa berita gembira sebelum
kedatangan rahmat-Nya (hujan); hingga apabila angin itu telah membawa awan
12