Page 4 - MANUSIA IKHSAN YANG DIRIDHO ALLAH
P. 4
Rasul telah beriman kepada Al Qur'an yang diturunkan kepadanya dari Tuhannya,
demikian pula orang-orang yang beriman. Semuanya beriman kepada Allah,
malaikat-malaikat-Nya, kitab-kitab-Nya dan rasul-rasul-Nya. (Mereka
mengatakan): "Kami tidak membeda-bedakan antara seseorang pun (dengan
yang lain) dari rasul rasul-Nya", dan mereka mengatakan: "Kami dengar dan kami
taat". (Mereka berdoa): "Ampunilah kami ya Tuhan kami dan kepada Engkaulah tempat
kembali". (Al Qur’an surat (02) Al Baqarah ayat 285)
Demi (malaikat-malaikat) yang mencabut (nyawa) dengan keras, dan (malaikat-
malaikat) yang mencabut (nyawa) dengan lemah-lembut, dan (malaikat-malaikat)
yang turun dari langit dengan cepat, dan (malaikat-malaikat) yang mendahului dengan
kencang, dan (malaikat-malaikat) yang mengatur urusan (dunia). (Al Qur’an surat
(79) An Naazi’aat ayat 1-5)
Ketika berproses mendapatkan ridho Allah manusia harus mengerti tujuan hidup dan
perjalanan hidup yang diridhoi Allah dengan tetap melaksanakan perbuatan baik dan
ketakwaan versi Allah yang sesuai dengan Al Qur’an dan hadits.
Buku ini mencoba menjelaskan semaksimal mungkin prinsip-prinsip dasar bertakwa dan
berbuat baik (berbuat ikhsan) yang berlandaskan Al Qur’an, dimana dasar dari hadits
diserahkan kepada pembaca untuk melengkapinya sesuai hadits nabi yang dianutnya.
Kami mengharapkan pembaca jangan ragu-ragu turut serta melengkapi dan
menyempurnakan tulisan ini demi kebangkitan umat Islam di Indonesia, khususnya
sumbangsih pembaca melengkapinya dengan sunah hadits nabi yang asli atau sahih.
Terima kasih atas perhatian dan kepeduliannya mau membaca, mempelajari dan
memahami buku ini dan semoga dapat melaksanakannya dalam kehidupannya sebagai
bekal menghadapi Ilahi
MANUSIA IKHSAN ii