Page 12 - Kelas XI. 5b. Pembangunan Berkelanjutan Manusia Indonesia
P. 12
Program PKB melalui PKP berbasis Zonasi
Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan
Muhammadiyah Jawa Timur dikatakan Khofifah telah memberikan pondasi
yang sangat kuat, tegas, dan signifikan melalui lembaga pendidikan, melalui
lembaga kesehatan, dan melalui lembaga ekonomi.
Permasalahannya, Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD)
Jawa Timur ini sekitar Rp 2.000 triliun. Sedangkan Anggaran Pendapatan,
dan Belanja Daerah (APBD) hanya Rp 31 triliun. Itu artinya, tidak sampai 2
persen APBD bisa menstimulir seluruh gerakan pembangunan di Jawa Timur.
"Kalaupun itu masih ditambah dengan aset, katakan sahamnya Pak Wali Kota
Malang, sahamnya Pak Wakil Bupati Malang, sahamnya Wali Kota Batu, dan
saham dari Bupati Wali Kota se-Jawa Timur, kita punya BPD Jawa Timur itu
pun asetnya hanya 50 triliun," imbuhnya. Artinya, itu hanya sekitar 2,5
persen dari total PDRB yang ada di Jawa Timur. Nah, peningkatan IPM sendiri
tidak mungkin bisa dilakukan dengan APBD yang Rp 31 triliun, itupun untuk
seluruh sektor.
IPM Jawa Timur sendiri ditargetkan di Rencana Pembangunan Jangka
Panjang Nasional (RPJPN) tahun 2024 yakni 75,3. Sedangkan di Jawa Timur
hari ini baru 68. "Kami ingin meningkatkan paling tidak dalam lima tahun ke
depan di dalam RPJMD yang sedang kami matangkan dengan DPRD, akan ada
peningkatan paling tidak tiga point dari yang sekarang 68 poin," tandasnya.
Untuk itu, Khofifah mengajak kepada semua stakeholder, betapa pentingnya
strong partnership di antara seluruh elemen strategis yang ada di Jawa
Timur. "Sekian banyak amal usaha yang sudah didedikasikan,
dikontribusikan oleh seluruh keluarga besar Muhammadiyah tentu akan
menjadi bagian dari kontribusi yang sangat signifikan bagaimana memajukan
Jawa Timur, yang ini juga menjadi bagian dari centrifugal dari banyak sekali
kekuatan-kekuatan yang ada di Indonesia," pungkasnya.
https://malangtimes.com/public/baca/39606/20190518/204500/indeks-pembangunan-manusia-
jawa-timur-ini-harapan-gubernur-khofifah-kepada-seluruh-keluarga-besar-muhammadiyah
80

