Page 13 - E-Modul Teknik Kerja Aseptis
P. 13
111Menurut Hafsan (2014), sterilisasi secara mekanik dilakukan
dengan menggunakan filter yang terbuat dari selulosa ataupun
plastik degan ukuran pori-pori sangat kecil (0.22 mikron, 0.45
mikron atau 0.65 mikron) sehingga mikroba dapat tertahan pada
filter tersebut.
Preparasi Sampel
1111111Sampel yang biasa digunakan pada praktikum mikrobiologi
terdiri dari dua jenis yaitu sampel padat dan cair. Kedua sampel
tersebut memiliki cara pengambilan sampel yang berbeda, yaitu
sebagai berikut:
111a) Sampel cair
111Pada saat pengambilan sampel cair, botol atau wadah yang
digunakan dipegang pada bagian badan botol untuk mencegah
kontaminasi dari mulut botol yang terpegang saat pengambilan
sampel (Utami & Riani, 2019). Jika sampel tersebut diambil dari
suatu larutan tertentu, aduk terlebih dahulu agar larutan benar-
benar homogen dan tidak terdapat endapan yang tertinggal.
111b) Sampel padat
111Pada sampel padat, pengambilan sampel dilakukan dengan
beberapa cara diantaranya dengan penumbukan dan pengulasan
menggunakan kapas steril.
Penumbukan dilakukan dengan menghaluskan sampel padat
menggunakan mortar dan alu yang selanjutnya dilarutkan
dengan aquades. Ramadhani & Wahyuni (2020) menyebutkan
bahwa perbandingan massa sampel dengan aquades adalah
kkkkk atau dapat diartikan setiap 1 gram sampel dilarutkan
1 : 9 (W/V)
dalam 9 mL aquades. Larutan sampel dan aquades
dihomogenkan dengan menggunakan vorteks selama 7 detik.
Pengulasan dilakukan dengan mengusapkan kapas steril ke
permukaan sampel (Ramamdhani & Wahyuni, 2020). Sebelum
kapas steril diusapkan pada sampel, kapas dicelupkan dulu ke
dalam
E - M o d u l T e k n i k K e r j a A s e p t i s 9