Page 23 - BUKU PENGAYAAN ENERGI MATAHARI DAN MANFAATNYA
P. 23

Partikulat  debu  dengan  ukuran  0,2  -  2  mikron    merupakan

                penyaring  sinar  matahari  yang  efisien,  sehingga  akan menyebabkan


                berkurangnya  sinar matahari dipermukaan  bumi,  kemudian  ini akan

                mempengaruhi  kehidupan  dipermukaan  bumi,  karena  kekurangan  sinar

                ultraviolet yang dibutuhkan untuk  proses fotosintesis  tumbuh-tumbuhan

                dan juga sebagai salah satu factor antirachitis. Selain  itu  sinar  ultraviolet


                dibutuhkan  untuk  membunuh  mikroorganisme  pathogen  di  udara.

                Pengaruh  partikulat    debu    terhadap    lingkungan    diantaranya    dapat

                mengurangi  jarak  pandang/penglihatan  yaitu  apabila  konsentrasinya

                tinggi  dapat  menimbulkan  gangguan  penglihatan  dan  tertutupnya


                permukaan benda, bangunan dan lain-lain.



            C.  Awan

                         Awan adalah gabungan dari titik-titik air atau kristal es yang sangat


                kecil  atau  gabungan  dari  keduanya  dimana  dasarnya  terdapat  di  atas

                permukaan bumi. Awan menggambarkan poses-proses fisika yang terjadi

                di  atmosfer  dan  biasanya  menjadi  petunjuk  yang  baik  untuk  keadaan

                cuaca.  Selain  sebagai  sumber  hujan,  awan  juga  penting  dalam  keadaan


                neraca panas bumi (Mustokoweni, 1990).  Awan adalah gumpalan uap air

                yang terapung di atmosfer. Awan terlihat seperti asap berwarna putih atau

                kelabu di langit.


                         Awan  berwarna  putih  disebabkan  karena  Sinar  matahari  adalah

                kombinasi  dari  berbagai  sinar  dengan  panjang  gelombang  (warna)  yang

                berbeda-beda. Butiran air dan es dalam awan membaur secara merata ke

                berbagai arah seluruh komponen sinar matahari. Pembauran sinar dengan

                panjang gelombang yang berbeda secara merata itu menghasilkan warna





                                                                                                         18
   18   19   20   21   22   23   24   25   26   27   28