Page 31 - BAB 4 MODUL
P. 31
D.1 Indra Pendengaran pada Manusia
Manusia hanya dapat mendengar bunyi dengan frekuensi antara 20 Hz – 20.000 Hz. Alat
pendengaran pada manusia yaitu telinga. Adapun bagian-bagian telinga secara ringkas sebagai
berikut.
1) Telinga luar terdiri dari daun telinga dan saluran telinga. Saluran telinga dilengkapi dengan
rambut-rambut halus dan dindingnya menghasilkan minyak serumen yang berfungsi menjaga
agar permukaan saluran telinga tidak kering.
2) Telinga tengah terdiri dari atas membran timpani (gendang telinga), saluran eustachius, dan
tulang-tulang pendengaran. Adapun tulang-tulang pendengaran meliputi martil (malleus),
landasan (incus), dan sanggurdi (stapes). Tulang-tulang pendengaran berfungsi
menghantarkan getaran suara dari membran timpani menuju ke rongga telinga dalam.
Sementara itu, saluran eustachius berfungsi menyeimbangkan tekanan udara antara telinga
tengah dengan saluran di telinga luar.
3) Telinga dalam terdiri dari organ keseimbangan, jendela oval atau tingkap jorong, jendela
bundar, dan koklea (rumah siput). Organ keseimbangan terdiri atas tiga saluran setengah
lingkaran, sakulusm dan utrikulus. Di dalam rumah siput terdapat organ korti yang berisi
ujung-ujung saraf pendengaran. Organ korti tersusun berderet pada koklea. Makin ke ujung
membran basalis, frekuensi getaran yang dapat diterima makin panjang dan makin tinggi.
Secara singkat mekanisme kerja indra pendengaran pada manusia sebagai berikut.
Getaran suara daun telinga saluran telinga gendang telinga bergetar tiga tulang
pendengaran rumah siput sel-sel rambut dalam organ korti rangsangan pada ujung-ujung
saraf impuls saraf otak.
Kamu telah mengetahui bagian-bagian telinga. Telinga dapat mengalami gangguan yang
disebabkan oleh berbagai aktivitas. Aktivitas apa saja yang dapat menagnggu proses pendengaran?
Bagaimana cara mengatasi gangguan tersebut? Kerjakanlah tugas berikut, agar Kamu mengetahui
jawabannya!
21

